Follow detikFinance
Jumat 30 Aug 2013, 15:07 WIB

Kenaikan Upah 2014 Dipatok 5-10% di Atas Inflasi, Buruh Protes

- detikFinance
Kenaikan Upah 2014 Dipatok 5-10% di Atas Inflasi, Buruh Protes
Jakarta - Para serikat pekerja memprotes instruksi presiden (Inpres)<\/a> tentang panduan penetapan upah minimum provinsi (UMP) 2014. Mereka beralasan keputusan tersebut sebagai sikap pemerintah yang ingin upah buruh tetap murah.

\\\"Pemerintah mengeluarkan Inpres sebagai bentuk kepanikan dan tindakan ngawur<\/em> untuk menekan upah buruh kembali menjadi murah atas tekanan Apindo dan pengusaha hitam, oleh karenanya buruh Indonesia menolak dan meminta dicabut Inpres tersebut,\\\" kata Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, Jumat (30\/8\/2013)

Menurutnya, Inpres tersebut akan mengembalikan rezim upah murah dan memiskinkan buruh secara struktural. Iqbal beralasan hal ini karena pemerintah tunduk dengan tekanan Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia).

\\\"Kami meminta para gubernur dan dewan pengupahan daerah untuk tidak mematuhi Inpres tersebut karena cacat hukum,\\\" serunya.

Berikut ini alasan buruh meminta dewan pengupahan dan pemda tak mematuhi Inpres, antaralain:



Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed