Follow detikFinance
Rabu 22 Jan 2014, 16:54 WIB

Gara-gara Banjir, 3.000 Lubang Menganga di Jalan Pantura

- detikFinance
Gara-gara Banjir, 3.000 Lubang Menganga di Jalan Pantura
Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum mengakui dampak banjir yang melanda kawasan Pantai Utara Jawa (Pantura) belakangan ini telah berdampak pada kerusakan jalan nasional. Tercatat ada 3.338 lubang yang berada di jalan Pantura dua arah dari Jakarta-Semarang.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PU Achmad Ghani Ghazali di kantor Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta, Rabu (22\/1\/2014)

\\"Pantura 1.300 Km yang rusak 300 Km. Jalan Pantura yang mengalami kerusakan dari Jakarta ke Semarang berjumlah 1.038 lubang, sementara
dari Semarang ke Jakarta terdapat sekitar 2.300 lubang,\\" katanya.

Ghani mengatakan, faktor yang mempengaruhi adanya lubang di jalan Pantura adalah muatan kendaraan berat.

\\"Lubang kalau basah itu rusaknya akan lebih cepat. Ini bukan persoalan konstruksi jalan, semua jalan juga begitu baik jalan nasional, jalan provinsi atau pun jalan daerah,\\" tegas Ghani.

Selain jalan umum, Ghani menambahkan, bertambahnya jumlah lubang di jalan tol juga sangat tinggi. Sesuai ketentuan, standar pelayanan minimum jalan tol, jalan yang berlubang harus sudah ditutup dalam waktu 2 x 24 jam.

\\"Harus ditutup. Itu sudah kita sampaikan ke seluruh operator jalan tol,\\" tegas Ghani.

Meskipun ia mengakui, penutupan jalan berlubang saat hujan justru tak akan efektif bahkan akan sia-sia. Namun BPJT akan tetap melakukan sanksi kepada operator tol apabila masih membandel tak menutup lubang di jalan tol.

\\"Kalau nanti saat kenaikan jalan tol kita adakan evaluasi dan masih seperti itu masih banyak lubang, maka kita akan menangguhkan dulu tarif kenaikan tol sampai kondisi jalon tol itu sesuai,\\" katanya.

Ghani juga berpesan kepada para pengguna tol, apabila menjadi korban akibat jalan tol yang berlubang, maka bisa langsung menghubungi
call center operator tol bersangkutan. Tujuannya untuk pembuatan berita acara, selanjutnya apabila ada kerusakan akan diganti oleh operator tol.

\\"Misalnya velg-nya penyok dan lain-lain. Tapi harus saat itu juga hubungi operator tol kalau nggak ada berita acara nggak bisa,\\" katanya.

(hen/dnl)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed