Follow detikFinance
Minggu 07 Sep 2014, 16:29 WIB

Upah Rp 2,4 Juta/Bulan, Buruh: Nggak Bisa Liburan ke Bali

- detikFinance
Upah Rp 2,4 Juta/Bulan, Buruh: Nggak Bisa Liburan ke Bali
Jakarta - Kalangan buruh di Indonesia yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menilai upah buruh di Tanah Air masih sangat murah. Buruh merasa tak dihargai dengan upah yang diterimanya saat ini.

"Kalau upah buruh kecil, nggak mungkin dia bisa membantu saudaranya. Dengan upah murah ini, kita kelas paling bawah, tidak dihargai. Ini untuk meningkatkan harkat dan martabat kita," tegas Sekretaris Jenderal KSPI, Muhammad Rusdi dalam konferensi pers di Hotel Mega, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (7/9/2014).

Dia mengatakan, jika dibandingkan dengan negara-negara lain, Indonesia masih menjadi negara dengan upah buruh termurah meski masih di atas Myanmar dan Vietnam. Dengan upah sebesar Rp 2,4 juta per bulan di Jabodetabek misalnya, buruh dinilai banyak memiliki keterbatasan.

"Dengan upah Rp 2,4 juta ini nggak mungkin punya wacana liburan ke Bali atau ke luar negeri. Paling banter pulang kampung. Kalau buruh di Australia, Malaysia, itu ke Bali," katanya.

Anggota Dewan Pengupahan Nasional dari pihak buruh, Iswan Abdullah mengatakan, nilai upah minimum di Australia saja misalnya sudah mencapai Rp 42 juta per bulan. Sangat jauh dibandingkan dengan Indonesia.

"Investasi meningkat terus, tapi kenapa upah kita masih rendah dibanding negara tetangga kita? Australia saja sampai Rp 42 juta per bulan. Kita nggak minta disamakan dengan negara G20, meskipun kalau kita minta seperti itu layak-layak saja," katanya.

(zul/hds)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed