Follow detikFinance
Kamis 18 Sep 2014, 08:19 WIB

BUMN Ini Serahkan Kapal Perang Canggih Made in RI ke TNI AL

- detikFinance
BUMN Ini Serahkan Kapal Perang Canggih Made in RI ke TNI AL Kapal tempur produksi PT PAL
Jakarta - BUMN nasional telah mampu mengembangkan dan memproduksi kapal perang canggih di dalam negeri. Seperti yang dikerjakan oleh PT PAL Indonesia (Persero).

Baru-baru ini, PAL berhasil menyelesaikan dan menyerahkan kapal perang canggih jenis Kapal Cepat Rudal (KCR) 60 meter yang ke-3 kepada TNI Angkatan Laut. Kapal pensanan pertama dan kedua telah diserahkan secara bertahap pada akhir Mei 2014 dan akhir Agustus 2014.

"Kemarin, kita berhasil menyerahkan KCR ketiga kepada TNI AL. KCR ini merupakan karya asli sendiri," kata Direktur Utama PAL Firmansyah kepada detikFinance, Kamis (18/9/2014).

KCR merupakan kapal perang hasil pengembangan para insinyur PAL. Teknologi yang diadopsi berasal dari Jerman dan Belanda.

"Kami bangun sendiri. Kita mix dengan teknologi Belanda. Teman-teman (insinyur PAL) pernah belajar di Belanda dan Jerman," sebutnya.

KCR ini mampu melaju dengan kecepatan maksimal 28 knot serta dilengkapi sistem persenjataan canggih seperti peluru kendali. Kapal ini mampu membawa 55 orang awak. Harga yang dipatok adalah Rp 375 miliar per unit.

"Itu di luar sistem sensor, weapon, dan control KCR," ujarnya.

Saat ini, PAL tengah menyelesaikan pengembangan kapal perang tipe lainnya seperti Kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) atau Light Frigate. PAL bekerja sama dengan produsen kapal Belanda untuk mengembangkan dan memproduksi PKR di dalam negeri.

"PKR pertama jumlahnya ada 6 modul. PKR pertama ini yang 4 modul dikerjakan di PAL dan 2 modul di Belanda. Sedangkan PKR kedua, untuk 5 modul dikerjakan di PAL dan 1 modul di Belanda. Kita disini kerja sama dengan Belanda, ada proses transfer of technology," jelasnya.

Dua tipe kapal perang tersebut sekarang baru diproduksi untuk memenuhi kebutuhan militer Indonesia. Sebelumnya PAL berhasil menjual 2 unit kapal perang tipe berbeda yakni Landing Platform Dock (LPD-125) kepada militer Filipina. Saat ini, ada beberapa negara menyatakan tertarik membeli kapal perang beberapa tipe buatan PAL.

"Ada dari Pakistan tertarik ke jenis KCR. Myanmar juga ingin melihat kapal jenis LPD, itu kapal yang kita jual ke Filipina," ungkapnya.

(feb/hds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed