Follow detikFinance
Selasa 09 Dec 2014, 15:55 WIB

Kuliah Umum Jokowi di UGM: Ekonomi Tiongkok Maju Karena Partai Bersatu, Ini Berat

- detikFinance
Kuliah Umum Jokowi di UGM: Ekonomi Tiongkok Maju Karena Partai Bersatu, Ini Berat
Yogyakarta - Hari ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan kuliah umum kepada sekitar 150 mahasiswa di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Jokowi menceritakan pengalamannya di Tiongkok.

Bulan lalu, Jokowi menghadiri KTT APEC di Beijing. Dalam pertemuan itu, ada satu agenda makan malam para pemimpin negara yang hadir.

"Saya minta jejer. Indonesia tidak mau berdampingan dengan negara besar. Kita harus seperti itu, saya meski kurus tapi saya pede. Saya minta, dan benar, di sini Putin, tuan rumah (Presiden Tiongkok), Jokowi, Obama, empat. Ini bukan Jokowinya. Ini simbol negara, saya nggak mau ditaruh di belakang negara besar," tutur Jokowi di Balai Senat UGM, Selasa (9/12/2104).

Dalam makan malam itu, Jokowi bertanya kepada pemimpin Tiongkok soal rahasia mereka bisa membuat ekonominya maju. Ada 3 faktor pemicu ekonomi Tiongkok.

"Satu adalah partai yang bersatu. Ini berat," kata Jokowi disambut tawa peserta.

Lalu kedua adalah, Tiongkok memiliki visi atau gagasan yang besar untuk membangun negara dalam 50-100 tahun ke depan. Sementara faktor ketiga pemicu ekonomi Tiongkok adalah pembangunan infrastruktur yang cepat.

"Infrastruktur bangun secepatnya jangan mikir dari mana duitnya. Dari situ pertumbuhan perekonomian cepat. Yang sulit tadi (partai bersatu). Yang dua kita bisa lakukan. Itulah kenapa infrastruktur kita kejar," jelas Jokowi.

Soal infrastruktur, Jokowi mengatakan, kemarin dia mengumpulkan sejumlah menteri. Antara lain Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU Pera), Menteri Perhubungan, dan Menteri BUMN. Arahannya, maksimal, mulai Februari semua proyek infrastruktur harus mulai.

"Mereka tanya, duitnya dari mana? Itu urusan presiden. Saya berani perintah kan tahu kantong kita ada berapa, menteri juga belum tahu uangnya dari mana, tapi saya tahu. Itu bedanya presiden dan menteri," jelas Jokowi.

Pada kesempatan itu Jokowi mengatakan, dirinya akan mulai membangun 24 pelabuhan tahun depan. Duit atau dana untuk membangun pelabuhan ini ada.

"Duitnya kita punya. Kalau dibocorkan, nanti menteri-menteri minta anggaran," jelas Jokowi.

(dnl/ang)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed