Follow detikFinance
Sabtu 06 Jun 2015, 12:53 WIB

Ngotot Ingin Impor Bawang Merah, Ini Hitung-hitungan Kemendag

Wiji Nurhayat - detikFinance
Ngotot Ingin Impor Bawang Merah, Ini Hitung-hitungan Kemendag
Jakarta - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengaku siap membuka keran impor bawang merah segar konsumsi. Kemendag punya alasan kuat mengapa importasi harus segera dilakukan.

Menurut data Kemendag yang dikutip detikFinance, Sabtu (6/6/2015), rata-rata harga bawang merah nasional sudah di atas harga referensi atau harga patokan. Rata-rata harga bawang merah pada tanggal 28 Mei 2015 sebesar Rp 36.540/kg sedangkan di tanggal 4 Juni 2015 naik kembali menjadi Rp 36.800/kg.

Sesuai Keputusan Direktur Jenderal Dalam Negeri Nomor 118/PDN/KEP/10/2013 tentang Penetapan Harga Referensi Produk Hortikultura ditetapkan harga patokan bawang merah sebesar Rp 25.700/kg. Artinya harga bawang yang ada sekarang sudah melebihi harga patokan/referensi yang ditetapkan Kemendag.

Kemudian alasan kedua adalah pasokan bawang merah yang masuk di dua pasar induk sayuran yaitu Pasar Induk Keramat Jati, Jakarta Timur dan Pasar Induk Tanah Tinggi, Tangerang yang berkurang. Rata-rata pasokan bawang merah yang masuk ke Pasar Induk Keramat Jati sebanyak 80 ton/hari atau defisit 5 ton dari rata-rata normal 85 ton/hari. Hal yang sama juga terjadi di Pasar Induk Tanah Tinggi dimana pasokan bawang merah yang masuk per hari hanya 63 ton atau defisit 2 ton dari rata-rata normal 65 ton/hari.

Meski begitu, Sekjen Dewan Bawang Nasional, Mudatsir meminta pemerintah tidak buru-buru membuka keran impor bawang merah. Ia menjamin dalam waktu dekat pasokan dan harga bawang merah kembali normal karena panen periode Juni-Juli 2015 diperkirakan mencapai 90.000-95.000 ton. Jumlah ini lebih tinggi dari panen yang berlangsung pada periode April-Mei 2015 yang hanya 50.000-70.000 ton.

"Bulan Juni sudah mulai panen dan akan melimpah dari NTB, Nganjuk dan sebagian Demak sudah mulai panen. Kalau tetap impor, dampaknya harga bawang merah di tingkat petani akan jatuh," sebutnya.



(wij/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed