Follow detikFinance
Kamis 01 Oct 2015, 10:45 WIB

1 Oktober Jadi Hari Kopi, Minum Kopi di Tempat Ini Gratis

Lani Pujiastuti - detikFinance
1 Oktober Jadi Hari Kopi, Minum Kopi di Tempat Ini Gratis
Jakarta - Mau minum kopi gratis? datang ke lantai 2 Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, hari ini, Kamis (1/10/2015) pukul 10.00-15-00 WIB.

Beragam kopi dari berbagai daerah mulai dari Gayo, Solok, Lintong, Kintamani, Bajawa, Bengkulu hingga Wamena dibagi-bagi secara gratis di Kemenperin hari ini.

Acara bagi-bagi kopi gratis ini dalam rangka Pencanangan Hari Kopi Internasional yang digelar oleh oleh Kemenperin di Ruang Cenderawasih Kemenperin. Indonesia merupakan negara penghasil kopi terbaik dunia

Sebanyak 74 negara anggota International Coffee Organization selalu merayakan hari kopi internasional di masing-masing. Indonesia memulainya pada hari ini, 1 Oktober 2015 secara resmi menjadi Hari Kopi Internasional di Indonesia. Indonesia tercatat sebagai negara penghasil kopi ketiga terbesar dunia.

Pencanangan hari Kopi Internasional dilakukan langsung oleh Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin. Turut hadir Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Srie Agustina.

Didampingi Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian Panggah Susanto beserta beberapa asosiasi kopi seperti Gabungan Eksportir Kopi Indonesia (GAEKI), Asosiasi Eksportir dan industri Kopi Indonesia (AEKI), Asosiasi Kopi Spesial Indonesia, Asosiasi Kopi Luwak Indonesia dan lainnya.

Indonesia dikenal sebagai penghasil kopi terbaik dunia dengan keragaman kopi. Dari mulai Aceh sampai Papua semua punya kopi dengan ciri citarasa khas masing-masing.

Sebelum acara resmi dimulai, Menperin mengaku sempat berkeliling ke produsen kopi yang menyediakan kopi gratis di lantai 2 Kemenperin. Ia sempat bersama para pejabat Kemendag dan Kemenperin minum kopi bersama dan memukul drum sebagai tanda pencanangan hari kopi.

"Sebelum ini, saya coba kopi di depan ruangan ini. Ada satu yang saya cukup terkejut kopi luwak dengan harga fantastis. Satu sachet harganya Rp 200.000. Saya ingat bersama beberapa teman saat di hotel berbintang dijual bisa Rp 300.000-400.000. Ini kan luar biasa kalau bisa digalakan ke petani lokal kita pendapatannya bisa meningkat," jelas Saleh.

Saleh Husin mengatakan perayaan ini rencananya akan dilakukan setiap tahun setiap tahun di dalam negeri. "Tujuan untuk merayakan budaya kopi yang sudah mengakar di masyarakat Indonesia, gerakan meningkatkan produktivitas dan kualitas kopi nusantara, mempromosikan peningkatan konsumsi kopi di dalam negeri dan menggairahkan ekspor kopi ke pasar internaisonal," katanya.

Sehingga pada akhirnya diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan seluruh rantai nilai perkopian Indonesia dari petani, industri sampai dengan penyedia ritel kopi.

(hen/hen)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed