Follow detikFinance
Kamis 08 Oct 2015, 18:32 WIB

Ini Alasan Go-Jek Buka Layanan Salon Hingga Pijat ke Rumah

Lani Pujiastuti - detikFinance
Ini Alasan Go-Jek Buka Layanan Salon Hingga Pijat ke Rumah
Jakarta - Go-Jek, penyedia layanan berbasis aplikasi belum lama ini meluncurkan empat layanan baru sekaligus. Go-Box, Go-Clean, Go-Massage, dan Go-Glam.

Go-Box yaitu layanan jasa pengiriman barang dengan kendaraan mobil pickup, box hingga truk. Sementara Go-Glam layanan salon kecantikan yang siap dipanggil ke rumah.

Go-Massage yaitu layanan pijat yang pemijatnya siap diantar ke rumah oleh pengemudi Go-Jek. Serta Go-Clean yaitu jasa bersih—bersih rumah hingga kantor.

Dari mana Go-Jek dapat ide meluncurkan empat layanan barunya?

"Idenya dari demand (permintaan). Banyak demand (permintaan) dari masyarakat yang kasih tahu ke kita. Customer bilang coba dong Go-Jek bikin ini, lalu kita menampung dan tentu ada beberapa partnernya Go-Jek seperti Dayu Dara Permata dengan Go-Life dan Raditya dengan Go-Box beberapa dari mereka idenya," ungkap Jesayas Ferdinandus, Head of Go-Food by Go-Jek kepada detikFinance di Menara Bidakara 2, Jakarta, Kamis (8/10/2015).

Dari empat layanan baru yaitu Go-Box, Go-Clean, Go-Glam dan Go-Massage, Jesayas mengaku belum ketahuan layanan mana yang paling diminati.

"Sekarang karena baru launching jadi belum ketahuan demand tertinggi yang mana," tambahnya.

Ditanya soal tantangan, jawaban Jesayas justru berbeda dari bisnis jasa lainnya. Baik layanan baru maupun yang sudah ada seperti Go-Jek dan Go-Food, tantangannya bukan soal kesulitan modal, kekurangan pekerja dan lainnya. Tantangannya justru bagaimana bisa memenuhi semua permintaan pelanggan.

"Tantangan utamanya yaitu memenuhi demand, itu tantangan terbesar. Selalu demand tinggi banget untuk layanan di Jakarta," ujarnya.

Apakah Go-Jek merasa belum cukup dengan 200.000 lebih pengemudinya saat ini?

"Kalau driver-nya cukup. Saat ini yang kita butuhkan untuk Go-Clean dan Go-Glam, kita butuh banyak tenaga tukang cleaning service dan pemijat. Jadi yang bakal menjadi tenaga pembersih dan pemijat itu bukan driver-nya. Driver hanya mengantar saja," jelasnya.

Go-Jek, kata Jesayas, sebelumnya sudah merekrut tenaga untuk layanan Go-Clean dan Go-Glam.

"Tenaga untuk Go-Clean dan Go-Glam sudah direkrut. Aku nggak tahu angkanya sudah berapa yang direkrut," ungkapnya.

Soal saingan, kata Jesayas, salah satu layanan Go-Jek yaitu jasa layanan mengantar pesanan makanan, Go-Food diakui punya pesaing. Tapi hal tersebut tidak ia risaukan.

"Dari sisi saingan ada, tapi nggak terlalu terasa karena kita kan the biggest one untuk layanan antar makanan di Jakarta dengan ratusan ribu driver ya tentu kita belum ada saingannya untuk sekarang," ujarnya.

Terakhir, ditanya soal target untuk empat layanan baru Go—Jek, Jesayas mengatakan, "Target nggak bisa ngomongin angka tapi pelanggan secara individual akan kita keep. Ini akan jalan terus," pungkasnya.

(ang/ang)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed