Follow detikFinance
Rabu 07 Jun 2017, 14:16 WIB

Pengusaha Timbun Bawang Putih, Mentan: Tak Diberi Rekomendasi Impor

Danang Sugianto - detikFinance
Pengusaha Timbun Bawang Putih, Mentan: Tak Diberi Rekomendasi Impor Foto: Sylke Febrina Laucereno
Jakarta - Bawang putih merupakan salah satu komoditas pangan yang dicari. Sayangnya komoditas ini juga selalu mengalami fluktuasi harga.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan, bawang putih sebenarnya porsi impornya paling besar, yakni 90%. Namun ternyata besarny impor itu tidak mampu meredam gelojak harga, dan menjadi peluang importir bermain.

"Bawang putih impor 90% lebih, tapi bawang putih tingkat gejolakanya tinggi. Setelah diselidiki ternyata kartel. Sudah ada 13 tersangka importir bawang putih," tuturnya di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (7/6/2017).

Meski telah diurus oleh KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha), Amran juga menegaskan, bahwa pihaknya tidak akan memberikan rekomendasi lagi kepada para tersangka kartel bawang putih itu.


"Kami tidak akan kasih rekomendasi lagi ke perusahaan bersangkutan, izin dagang juga, termasuk cabang-cabang perusahaannya," imbuhnya.

Meski izin mendirikan usaha ada di kewenangan Kementerian Perdagangan, Amran berjanji tidak akan memberikan rekomendasi jika ada pihak-pihak yang berkaitan dengan 13 tersangka itu ingin mendirikan usaha importir bawang putih.

"Izin memang di Kemendag, saya tidak tahu. Tapi saya rasa mereka tidak akan bisa berbisnis bawang putih lagi di Indonesia," tegasnya. (hns/hns)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed