Follow detikFinance
Senin 17 Jul 2017, 17:58 WIB

Kata Mendag Soal Redupnya Pasar Elektronik Glodok

Muhammad Idris - detikFinance
Kata Mendag Soal Redupnya Pasar Elektronik Glodok Foto: Ari Saputra
Jakarta - Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita, angkat bicara terkait semakin meredupnya Pasar Glodok, yang semakin hari semakin ditinggal pembeli dan penyewanya. Padahal sebelumnya, Glodok sempat menjadi pusat elektronik terbesar di Indonesia.

Enggar, sapaan akrabnya, menuturkan penyebab utama semakin sedikitnya pencari barang elektronik di sana karena penjualan di sana terbilang monoton alias hanya fokus di elektronik. Sehingga mau tak mau pasarnya tergerus oleh pusat belanja lainnya yang lebih mentereng.

"Makanya poinnya saya sampaikan pusat belanja harus inovatif, kalau dia statis dengan adanya kompetisi. Dia (pembeli) akan pindah ke tempat yang lebih baik. Nah itu dilihat dari volumenya, kalau satu tempat ini volume penjualan meningkat, maka orang pasti akan lari ke situ," ujar Enggar ditemui di kantornya, Senin (17/7/2017).

Sebagai pengusaha properti, lanjut dia, dirinya juga pernah menangani sebuah pusat belanja di Yogyakarta yang sempat ditinggal pembeli dan tenant, namun kemudian bisa ramai kembali setelah berbagai upaya dilakukan.



"Saya dulu punya (mal) Jogjatronik semula jualan turun, susah sekali. Begitu di sini (Jogjatronik) saya bisa bikin crowd (ramai) itu pada pindah ke sini. Nah itu player (pedagang) dia-dia juga, begitu dia bilang ramai sana pada ke sana, karena penjualannya meningkat," kenang Enggar.



Saat itu, salah satu cara Enggar menggenjot pengunjung pusat belanja yang berada di daerah Gondomanan tersebut yakni dengan menggiatkan event-event yang bisa menarik, sampai dengan wisata kulinernya guna perhatian pengunjung.

"Nah bagaimana saya bisa meningkatkan itu? Saya bikin event, (harga) sewa lebih attractive, tenant mix diatur, orang mau attract datang ke sana dengan makanan enak, tempat enak untuk hang out (bersantai). Anda (pedagang) pindah saya kasih gratis dulu (sewanya)," tandas Enggar. (idr/wdl)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed