Follow detikFinance
Rabu 13 Sep 2017, 19:43 WIB

Cara Sri Mulyani Jaga Daya Beli Masyarakat Tetap Kuat

Mochamad Solehudin - detikFinance
Cara Sri Mulyani Jaga Daya Beli Masyarakat Tetap Kuat Foto: Mochamad Solehudin
Bandung - Pemerintah tengah fokus menggarap program penanggulangan kemiskinan. Di tahun 2018 saja pemerintah menyiapkan Rp 298,8 triliun untuk menjalankan seluruh program pengentasan kemiskinan, termasuk subsidi.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan agar kemiskinan bisa diturunkan, maka diperlukan menjaga daya beli masyarakat. Khususnya kelompok masyarakat kelas bawah. Dengan begitu supply dan demand terkait barang dan kebutuhan lainnya di Indonesia bisa terjaga.

"Dalam kondisi ini, pekerjaan rumah Indonesia adalah menjaga agar permintaan dan penawaran bisa seimbang, sehat, dan kuat," kata Sri Mulyani dalam acara Rakernas Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan dan Silaturahmi Kerja Nasional Jaringan Saudagar Muhammadiyah, di Hotel Bidakara Savoy Homan, Kota Bandung, Rabu (13/9/2017).

Sementara untuk menjaga konsumsi masyarakat kelas menengah, lanjut Sri, pemerintah tidak akan mengambil kebijakan yang bisa memangkas daya beli. Pemerintah juga mendorong kemandirian usaha rakyat dengan mengalokasikan anggaran bagi usaha ultra mikro sebesar Rp 2,5 triliun dan pemberian subsidi bunga untuk Kredit Usaha Rakyat Rp 12 triliun.

"Permintaan dan penawaran dalam ekonomi harus dua-duanya dijaga. Kalau permintaan tidak dibarengi dengan produksi, maka harga akan naik. Semua harus harmonis," ujar Sri. (mkj/mkj)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed