Follow detikFinance
Jumat 13 Oct 2017, 13:36 WIB

Dibayar Mahal, Berapa Kontribusi Pajak Syahrini dan Selebgram Cs?

Hendra Kusuma - detikFinance
Dibayar Mahal, Berapa Kontribusi Pajak Syahrini dan Selebgram Cs? Foto: Ismail/detikHOT
Jakarta - Penerimaan pajak setiap tahunnya berasal dari masyarakat yang terdaftar sebagai wajib pajak. Salah satunya berasal dari pekerja bebas seperti artis, pekerja seni hingga selebriti instagram (selebgram).

Penghasilan sebagai pekerja bebas memang terbilang tidak menentu, berbeda dengan mereka yang menjadi karyawan, namun biasanya pekerja seni seperti artis hingga selebgram dibayar cukup mahal.

Seperti Syahrini yang belakangan ini mengaku dibayar Rp 100 juta oleh mitranya untuk satu kali posting. Lalu berapa kontribusi Syahrini Cs terhadap penerimaan pajak ?


"Masih kita analisis potensi detailnya," kata Direktur Potensi, Kepatuhan, dan Penerimaan Pajak, Yon Arsal saat dihubungi detikFinance, Jakarta, Jumat (13/10/2017).

Sebagai pekerja bebas penghasilan yang didapatkan juga bisa berasal dari banyak kegiatan. Seperti Syahrini yang dikenal sebagai penyanyi ini namun laris juga di jagad media sosial seperti instagram.

"Pada umumnya iya, namun ada juga yang terdaftar sebagai pekerja seni sekaligus merangkap selebgram," jelas dia.


Pengamat Pajak dari DDTC, Darussalam, mengatakan kontribusi penerimaan yang berasal dari para pekerja bebas masih sangat rendah dari total penerimaan pajak yang selama ini dibukukan pemerintah.

Berdasarkan data yang dimilikinya, penerimaan pajak untuk wajib pajak pribadi yang melakukan kegiatan usaha atau pekerja bebas, hanya sebesar 0,5% dari total penerimaan pajak Rp 835 triliun di 2012. Lalu 0,5% dari total penerimaan pajak Rp 921,4 triliun di 2013.

Kontribusi pekerja bebas di 2014 juga masih sebesar 0,5% dari total penerimaan pajak Rp 984,9 triliun, dan pada 2015 meningkat menjadi 0,8% dari total penerimaan pajak yang sebesar Rp 1.060,7 triliun.


"Jumlah tersebut sangat rendah jika dibandingkan dengan penerimaan dari wajib pajak orang pribadi sebagai karyawan," kata Darussalam.

Untuk penerimaan pajak yang berasal dari WP karyawan pada 2012 sebesar 9,9% dari total penerimaan, lalu 9,8% di 2013 dari total penerimaan, dan 10,8% di 2014, serta 10,8% di 2015. (hns/hns)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed