Follow detikFinance
Kamis 07 Dec 2017, 08:21 WIB

Jelang Akhir Tahun, Harga Beras Bakal Terus Naik

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Jelang Akhir Tahun, Harga Beras Bakal Terus Naik Foto: Fuad Hasim/Infografis-detikcom
Jakarta - Jelang Natal dan Tahun Baru, permintaan pangan akan lebih tinggi, khususnya beras. Dimungkinkan harga beras bisa naik, apalagi dengan kondisi terjadinya cuaca ekstrem.

Ketua Umum Koperasi Pasar Induk Beras Cipinang, Zulkifli Rasyid mengatakan bahwa dirinya memproyeksi adanya kenaikan jelang akhir tahun, hari raya natal dan cuaca buruk. Namun kenaikan tersebut dikatakannya tidak akan terlalu signifikan.

Sebab, pada dasarnya kenaikan harga beras pasti terjadi di musim jelang akhir tahun seperti ini.

"Saya rasa kenaikan itu mungkin. Setiap tahun ini pasti ada kenaikan menghadapi natal dan tahun baru. Tapi nggak signifikan ya naiknya," ujarnya kepada detikFinance, Rabu (6/12/2017).

Kenaikan harga beras tersebut, ucap Zulkifli, hanya terjadi pada angka antara Rp 300 hingga Rp 500 per kg-nya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Arief Prasetyo Adi mengatakan bahwa pada dasarnya harga jual beras tidak akan naik. Sebab, harga sudah ditetapkan berdasarkan Harga Eceran Tertinggi (HET).

"Harga di retailer tidak akan naik karena sudah ada HET," kata Arief saat berbincang dengan detikFinance.

Lebih lanjut, Arief tak menampik bahwa harga gabah yang justru akan naik. Namun dirinya tidak bisa memastikan angka kenaikan pada harga pada gabah tersebut.

"Harga gabah akan naik. Tapi tergantung daerah dan produksi. Kalau saat ini gabah harganya di atas 5 ribu/kg," sebutnya.

Sementara itu, harga beras premium di PIBC per 6 Desember 2017 adalah Rp 10.980 hingga Rp 11.500. Sedangkan, harga beras medium Rp 7.800 hingga Rp 8.100. (mkj/mkj)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed