Follow detikFinance
Kamis 07 Dec 2017, 08:03 WIB

Hanif Jelaskan Soal Anggaran Kemenaker yang Disinggung Jokowi

Hendra Kusuma - detikFinance
Hanif Jelaskan Soal Anggaran Kemenaker yang Disinggung Jokowi Foto: Ari Saputra
Jakarta - Nama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) muncul dalam sambutan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun 2018 di Istana Kepresidenan, Bogor.


Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dakhiri mengatakan, instansinya hanya dijadikan perumpamaan dari pembenahan penyusunan Rencana Kerja Anggaran Kementerian Lembaga (RKAKL). Sekarang tentu sudah banyak perubahan.

"Itu hanya saya bercerita kepada beliau mengenai proses RKAKL di kementerian bahwa belanja yang pendukung justru lebih dominan dibandingkan belanja inti. Contoh kasus itu. Itu hanya sekadar contoh saha. Tapi secara umum pola itu terjadi," kata Hanif di Istana Bogor, Rabu (malam) (6/12/2017).

Hanif menjelaskan, kejadian tersebut terjadi pada tahun anggaran sebelumnya. Sekarang, sebanyak 80% dari total belanja diarahkan untuk belanja inti. "Dalam contoh pada pemulangan TKI, biaya pemulangannya harusnya lebih gede dong. Kira-kira gitu," tambah dia.

Menurut Hanif, pernyataan Presiden Jokowi merupakan bentuk pantauan langsung terhadap penyusunan anggaran. Hal ini disampaikan kepada publik agar Kementerian Lembaga (KL) lainnya tidak mengulangi kesalahan sebelumnya.

"Intinya saya mau bercerita. Yang kayak gitu problemnya bukan soal tidak tahu tapi ada political will dari seluruh jajaran. Kedua monitoring dari menteri katakanlah harus lebih kuat. Tapi dalam kasus itu, belanja inti lebih besar. Kita balik," pungkasnya. (mkj/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed