Follow detikFinance
Kamis 07 Dec 2017, 14:32 WIB

Siapa Sangka, Orang Terkaya RI Ini Dulunya Miskin

Zulfi Suhendra - detikFinance
Siapa Sangka, Orang Terkaya RI Ini Dulunya Miskin Foto: Tim Infografis, Andhika Akbarayansyah
Jakarta - Jajaran orang terkaya di Indonesia tak semua lahir dari keluarga berada. Ada yang kaya karena warisan dan kekayaan keluarga, ada juga yang memulai bisnis dari nol.

Di jajaran 10 orang terkaya di Indonesia, beberapa lahir dari keluarga miskin. Mereka harus bekerja banting tulang hingga sukses dan menjadi orang kaya.

Hal itu menunjukkan bahwa kaya itu bisa diraih dengan kerja keras dan sukses merupakan hak semua orang.


Contohnya Eka Tjipta Widjaja, yang merupakan imigran asal China ke Makassar Sulawesi Selatan. Eka lahir dari keluarga miskin sehingga membuatnya harus bekerja sejak kecil. Eka pernah menjual biskuit saat ia masih belia.

Selain itu, pria berusia 94 tahun menurut Forbes itu juga pernah berjualan kopra. Kekayaannya kini mencapai US$ 9,1 miliar atau setara Rp 122 triliun.

Eka sukses dengan konglomerasi bisnis lewat perusahaan yang didirikannya, Sinar Mas. Kini Sinar Mas punya banyak lini bisnis, mulai dari properti, bank, perkebunan, industri, telekomunikasi dan lainnya.

Selain itu, orang terkaya RI yang juga sukses mengubah nasibnya adalah Chairul Tanjung. Chairul, yang merupakan pemilik CT Corp, terlahir dari keluarga kelas bawah.


Saat masa sekolah bakat bisnisnya mulai terlihat, misalnya menjadi panitia penyelenggara tour sekolah, bahkan saat kuliah ia sudah sukses berbisnis foto copy. Ia pun kemudian merambah ke bisnis alat praktik kedokteran saat di kampus. Kisah inspiratifnya tersebut pun dituangkan ke dalam sebuah buku yang berjudul 'Si Anak Singkong'.

Kini lewat perusahaannya, pria yang akrab disapa CT ini punya banyak lini bisnis. Mulai dari media, ritel, bank, properti dan lainnya. Kekayaan Chairul Tanjung mencapai US$ 3,6 miliar atau Rp 48,6 triliun.

Kemudian ada Boenjamin Setiawan yang merupakan pendiri Kalbe Farma. Dia memulai usaha bisnis farmasi dari sebuah garasi mobil. "Itu perusahaan bekas garasi. "Kalau mau memulai usaha dari garasi, ini dialami oleh pengusaha dunia lainnya, kenyataannya berhasil," kata Boenjamin.


Bisnis pertama Kalbe Farma, menurutnya diawali dengan membuat produk obat cacing. Dari keuntungan bisnis itu, ia putar lagi menjadi investasi dan seterusnya hingga besar seperti sekarang ini. Kekayaan Boenjamin mencapai US$ 3,65 miliar atau Rp 49 triliun.

Selain itu ada orang terkaya lainnya, Tahir. Tahir yang ayahnya memiliki usaha membuat becak sempat berhenti sekolah medis di Taiwan karena ayahnya sakit. Ia kemudian belajar berbisnis di Singapura, dan memulainya di bank Mayapada.

Tahir kini mengantongi kekayaan US$ 3,5 miliar atau Rp 47,2 triliun. (zlf/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed