Follow detikFinance
Kamis 07 Dec 2017, 19:05 WIB

Mendag Cek Pasokan Pangan di Daerah, Apa Hasilnya?

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Mendag Cek Pasokan Pangan di Daerah, Apa Hasilnya? Foto: Hasan Al Habshy
Jakarta - Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, mengatakan telah berkoordinasi dengan dinas perdagangan daerah, hingga para distributor untuk mewaspadai potensi peningkatan konsumsi di akhir tahun. Hal itu untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok di seluruh wilayah.

"Kita di minggu ketiga November (koordinasi) seluruh Dinas Perdagangan, distributor, dan produsen, untuk kita mewaspadai potensi peningkatan konsumsi dan juga transportasi. Per 1 Desember itu barang harus ada di daerah. Alhamdulilah kita cek stok-stok bahan pokok itu sudah ada di daerah," katanya di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (7/12/2017).

Tak hanya itu, pria yang akrab disapa Enggar ini mengecek langsung ke lapangan. Dia juga menugaskan jajarannya untuk ikut memastikan ketersediaan barang di seluruh wilayah, termasuk di daerah.


"Kemudian kita melakukan pengecekan baik secara lisan maupun secara fisik. Saya sendiri sudah turun di beberapa provinsi, kemudian juga para eselon I, sudah terjadwal untuk keliling atau membagi tugas melakukan rapat koordinasi dengan dinas perdagangan, Bank Indonesia di provinsi-provinsi yang berpotensi yang konsumsinya meningkat di hari besar keagamaan dan akhir tahun ini," katanya.

Enggar menjelaskan, terdapat beberapa wilayah yang memiliki potensi peningkatan konsumsi di akhir tahun mendatang. Antara lain di seluruh Jawa, Sumarera Utara, Kalimantan Barat, Bali, Nusa Tenggara Timur, Papua dan Papua Barat.


Kendati begitu, dirinya belum bisa memastikan berapa peningkatan konsumsi yang bisa terjadi di akhir tahun. Namun menurutnya, peningkatan akhir tahun tak bakal setinggi Hari Raya Idul Fitri.

"Ya tergantung (peningkatannya). Sekarang misalnya Bali yang (perkiraannya) di tingkatnya tinggi, tapi dengan bencana jadinya turun. (Peningkatannya) berbeda dengan Lebaran," jelasnya.

Maksudnya adalah pasokan kebutuhan pokok yang banyak dikonsumsi, salah satunya adalah beras. Enggar menjelaskan, beras premium maupun medium tersedia. Pemerintah juga berupaya agar harga kebutuhan pokok seperti beras tak melonjak di akhir tahun, salah satu caranya ialah dengan mengadakan operasi pasar.

"Beras premium tersedia, beras premium harga jualnya di bawah HET (Harga Eceran Tertinggi). Kemudian beras Medium di beberapa tempat masih sesuai HET, ada yang naik sedikit Rp 100- Rp 200. Dan daerah-daerah yamg tadi kita sebutkan maka dilakukan operasi stabilisasi harga yang dilakukan Bulog. Dan kami mengingatkan kembali, mengirim surat untuk operasi pasar. Dengan operasi pasar untuk stabilisasi harga, maka akan menekan harga tidak naik," pungkasnya. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed