Follow detikFinance
Kamis 15 Nov 2007, 13:46 WIB

Trading House Solusi Masalah pemasaran UMKM

- detikFinance
Yogyakarta - Masalah kesulitan pemasaran terus menghantui Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk dapat berkembang. Salah satu solusinya adalah pendirian trading house<\/i> yang diharapkan bisa menjadi pusat promosi.Saat ini hampir 99 persen sektor usaha kecil menengah (UMKM) tidak mampumemasarkan hasil produksi secara maksimal. Penyebabnya karena mereka terpaksa melalui jalur distribusi yang panjang lewat pengepul barang, dan apabila melakukan ekspor harus melalui pengusaha kargo.Demikian diungkapkan pakar ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Dr Mudradjat Kuncoro dalam acara public hearing di Gedung DPRD DIY, Jalan Malioboro, Yogyakarta, Kamis (15\/11\/2007).\\\"Idealnya tiap provinsi ada trading house<\/i>. Waktu saya bertemu DPR di Jakarta mereka setuju ada trading house<\/i> secara nasional. Namun kalau daerah belum punya harus didorong ke arah sana, termasuk Yogyakarta,\\\" ungkap Mudradjat.Di Indonesia sudah banyak lembaga yang mengurusi masalah UMKM, namun belum ada koordinasi. Menurut Mudradjat, bila ada trading house<\/i> posisi tawar pengusaha UMKM akan kuat seperti pengalaman negara Jepang, India dan cina. UMKM di negara tersebut bisa besar dengan penetrasi pasar kemana-mana karena punya trading house<\/I>.\\\"Bohong besar kalau kita sekarang sudah berorientasi ekspor. Yang melakukan itu hanyalah pengepul, pengumpul atau kargo. Pengusaha mikro dan kecil kita sekarang ini butuh terobosan untuk mengembangkan UKM khususnya dalam hal pemasaran, permodalan dan capacity building<\/i>,\\\" tegas guru besar Fakultas Ekonomi (FE) UGM itu.Mudradjat menambahkan, keberadaan trading house tidak akan berbenturan dengan pemerintah pusat yang sudah punya Indonesian Trade promotion Center<\/i>(ITPC) di beberapa negara. (bgs/arn)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed