Follow detikFinance
Selasa 25 Jun 2013, 16:10 WIB

Dana Asing Rp 1 Triliun Keluar dari Bursa, IHSG Berkurang 10 Poin

- detikFinance
Dana Asing Rp 1 Triliun Keluar dari Bursa, IHSG Berkurang 10 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berkurang 10 poin dihantam aksi lepas saham investor asing. Dana asing mengalir keluar lantai bursa dengan nilai yang cukup besar.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.920 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.930 per dolar AS.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka menanjak 58,239 poin (1,31%) ke level 4.487,323 setelah beberapa perdagangan terakhir terus-terusan kena tekanan jual. Posisi IHSG yang sudah jenuh jual dimanfaatkan investor domestik untuk mengkoleksi saham.

Saham-saham yang sudah murah langsung diburu investor, membuat indeks sempat melambung hingga ke level 4.496,554. Sayangnya, posisi yang sudah tinggi ini langsung dihantam aksi jual, indeks pun terjerembab ke zona merah.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG turun 44,546 poin (1,01%) ke level 4.384,914 terkena tekanan jual yang cukup tinggi dari investor asing. Indeks pun gagal bertahan di zona hijau.

Tekanan jual dari pelaku pasar asing kembali muncul menghadang IHSG. Indeks langsung terpuruk hingga ke level terendahnya di 4.373,377. Seluruh indeks sektoral di lantai bursa yang pagi tadi masih menghijau langsung balik arah seluruh ke teritori negatif.

Mengakhiri perdagangan, Selasa (25\/6\/2013), ditutup berkurang 10,588 poin (0,24%) ke level 4.418,872. Sementara Indeks LQ45 ditutup turun 4,672 poin (0,65%) ke level 719,575.

Sentimen negatif banyak beredar hari ini, terutama dari pasar global. Rencana The Fed mencabut stimulus serta kekhawatiran melambatnya pertumbuhan ekonomi China membuat investor berlomba-lomba lepas saham.

Aksi jual ini didominasi oleh investor asing. Transaksi asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 1,17 triliun di seluruh pasar.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 188.756 kali pada volume 4,758 miliar lembar saham senilai Rp 6,3 triliun. Sebanyak 127 saham naik, sisanya 122 saham turun, dan 98 saham stagnan.

Bursa-bursa regional bergerak mixed hingga sore hari ini. Koreksi tajam yang sempat terjadi pagi tadi mulai bisa dikurangi.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional hingga sore hari ini:


  • Indeks Komposit Shanghai turun 3,73 poin (0,19%) ke level 1.959,51. <\/li>
  • Indeks Hang Seng naik 41,74 poin (0,21%) ke level 19.855,72.  <\/li>
  • Indeks Nikkei 225 melemah 93,44 poin (0,72%) ke level 12.969,34.  <\/li>
  • Indeks Straits Times menguat 11,96 poin (0,39%) ke level 3.086,27.  <\/li><\/ul>
    Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers<\/em> di antaranya SMART (SMAR) naik Rp 1.300 ke Rp 8.000, Astra Agro (AALI) naik Rp 800 ke Rp 19.050, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 500 ke Rp 82.000, dan Asahimas (AMFG) naik Rp 450 ke Rp 8.000.

    Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers <\/em>antara lain Gowa Makassar (GOWA) turun Rp 2.000 ke Rp 8.000, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.500 ke Rp 46.150, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 550 ke Rp 25.050, dan Unilever (UNVR) turun Rp 400 ke Rp 26.000.
    (ang/dru)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed