Follow detikFinance
Senin 14 Jun 2010, 15:54 WIB

Tarif Listrik Prabayar Sudah Naik per 1 Juni

- detikFinance
Jakarta - PT PLN (Persero) telah menaikkan tarif listrik prabayar Rp 1-15 per Kwh mulai 1 Juni 2010. Kenaikan tarif listrik prabayar selanjutnya dilakukan tiap 3 bulan sekali.

Demikian disampaikan oleh General Manager PLN Disjaya dan Tangerang Purnomo Willy kepada detikFinance<\/strong>, Senin (14\/6\/2010).

\\\"Per 1 Juni benar naik Rp 1-15 per kwh. Alasannya karena sesuai dengan ketentuan surat dari Direksi pada lalu tahun lalu,\\\" ujarnya.

Purnomo mengatakan perhitungan kenaikan tarif listrik prabayar ini berdasarkan perhitungan tarif rata-rata listrik di Jawa-Bali. Jika dalam 3 bulan terjadi kenaikan tarif rata-rata listrik di Jawa-Bali, maka PLN akan menaikkan tarif listrik prabayar di seluruh Indonesia.

\\\"Namun jika perhitungannya turun, maka tarif listrik prabayarnya juga turun. Jadi perhitungannya, total pemnbayaran listrik pelanggan di Jawa-Bali dibagi dengan jumlah listrik yang dijual. Di situ bisa terlihat apakah terjadi kenaikan atau tidak,\\\" jelasnya.

Sebelumnya, daftar harga jual listrik prabayar per 17 Februari 2010 adalah:
  • Golongan Tarif S.2 450 VA, harga jualnya Rp 320 per Kwh<\/li>
  • Golongan Tarif S.2 900 VA, harga jualnya Rp 447 per Kwh<\/li>
  • Golongan Tarif S.2 1.300 VA, harga jualnya Rp 566 per Kwh<\/li>
  • Golongan Tarif S.2 2.200 VA, harga jualnya Rp 607 per Kwh<\/li>
  • Golongan Tarif S.2 3.500 VA, harga jualnya Rp 674 per Kwh<\/li>
  • Golongan Tarif S.2 4.400 VA, harga jualnya Rp 674 per Kwh<\/li>
  • Golongan Tarif S.2 5.500 VA, harga jualnya Rp 674 per Kwh<\/li><\/ul>Dari tarif lama tersebut, maka per 1 Juni 2010 tarif listrik prabayar mengalami kenaikan Rp 1-15 per Kwh.

    Direktur Utama PLN Dahlan Iskan yang dikonfirmasi sebelumnya mengaku tidak mengetahui adanya kenaikan tarif listrik prabayar setiap 3 bulan sekali. Memang aturan tarif listrik prabayar ini dibuat sejak Februari 2009 saat Dahlan belum menjadi bos PLN.

    \\\"Saya saja nggak percaya setiap 3 bulan naik. Rasanya tidak ada kebijaksanaan itu,\\\" ujar Dahlan singkat.
    (dnl/qom)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed