Follow detikFinance
Senin 25 Jun 2012, 13:37 WIB

Jamsostek: Masih Banyak Perusahaan Belum Tertib Bayar JHT

- detikFinance
Jamsostek: Masih Banyak Perusahaan Belum Tertib Bayar JHT
Jakarta - PT. Jamsostek (Persero) menilai masih banyak perusahaan nakal yang melakukan kecurangan dalam proses pengurusan Jaminan Hari Tua (JHT).

Demikian disampaikan Direktur Pelayanan Jamsostek, Djoko Sungkono seusai acara Jamsostek Journalist Club di Gedung Jamsostek, Jakarta, Senin (25\/6\/2012).

\\\"Itulah dinamika, masih ada perusahaan yang belum tertib. Masih ada perusahaan yang mendaftarkan sebagian tenaga kerja dan upah,\\\" ungkapnya.

Djoko menyatakan perusahaan pengelola JHT ini mencatat adanya peningkatan peserta Jamsostek setiap tahun. Per tahun, sebanyak 2 juta peserta baru dari pekerja swasta yang terdaftar.

Dia menyebutkan hingga saat ini ada sekitar 30 juta pekerja yang telah terdaftar mengikuti program JHT di Jamsostek. Namun, hanya 10,6 juta pekerja yang secara aktif mengikuti program JHT. Sehingga untuk memaksimalkan program dan kesadaran tentang penting program JHT, Jamsostek secara berkala melakukan sosialisasi.

\\\"10,6 juta peserta aktif, yang pasif itu sekitar 20 juta,\\\" imbuhnya.

Djoko menambahkan besaran iuran JHT yang dikenakan kepada setiap pekerja sebesar 5,7 persen dari upah yang diterima setiap bulannya.

\\\"Iurannya 3,7 persen bagi perusahaan dan 2 persen dari upah yang diterimanya. Itu yang ditetapkan saat ini,\\\" pungkasnya.

(feb/nia)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed