Follow detikFinance
Kamis 09 May 2013, 13:10 WIB

Ironis, Daerah Penghasil Emas & Listrik Ini Miskin dan Gelap Gulita

- detikFinance
Ironis, Daerah Penghasil Emas & Listrik Ini Miskin dan Gelap Gulita
Jakarta - Ironis, itulah kata yang paling tepat untuk menggambarkan kondisi masyarakat Cimanggu, Pandeglang, Banten. Daerah penghasil emas ini justru terbelakang karena kawasan tersebut sulit diakses.

Bahkan satu kampung yaitu Dukuh Handap di Desa Batu Hideung Kecamatan Cimanggu Kabupaten Pandeglang Banten, masih terisolir karena akses jalan yang rusak parah.

Padahal Tambang Emas Cibaliung yang berada di Kecamatan Cimanggu sudah beroperasi sejak April 2010 lalu. Tambang Emas milik Antam ini berjarak sekitar 8 Km dari Kampung Dukuh Handap yang terisolir tadi.

Kampung Dukuh Handap juga hanya berjarak sekitar 20 Km dari PLTU Labuan sebagai salah satu penghasil listrik di Pulau Jawa. Namun jalan menuju kampung ini gelap gulita bila waktu Maghrib telah tiba.

Kecamatan Cimanggu juga bersebelahan dengan Kecamatan Taman Jaya tempat Taman Nasional Ujung Kulon sebagai lokasi konservasi badak bercula satu yang mendunia. Akan tetapi sayang sekali infrastruktur jalannya rusak parah luar biasa.

Nurdin, warga sekitar mengungkapkan perasaannya ketika mengantar sekolah anaknya. \\\"Desa kami ini bukan lagi desa tertinggal, tapi desa yang ditinggalkan,\\\" ungkapnya dikutip Kamis (9\/5\/2013)

Jalan naik turun dengan sudut kemiringan sekitar 45-60 derajat membuat waktu tempuh menuju Desa Batu Hideung lebih lama. Belum lagi kondisi jalan tanah merah dan cadas yang sangat licin bila terguyur hujan walau kecil sekalipun.

\\\"Bapak bisa alami sendiri tadi bisa datang ke kampung kami. Jalannya tanah merah dan cadas yang kami urug dengan bebatuan. Kalau hujan sangat licin,\\\" imbuh Nurdin.

Menurut pantauan langsung detikFinance, lokasi ini memang sangat sulit untuk dijangkau. Tidak bisa dicapai oleh kendaraan roda empat hanya bisa dengan sepeda motor jenis tertentu.

Bila hendak menjangkau kedua kampung ini dengan sepeda motor maka harus dari jenis off road. Dan bila gerimis datang, ban sepeda motor harus dimodifikasi dengan lilitan kawat agar bisa melintas di jalan yang sangat licin.

Bila berjalan kaki harus menempuh waktu sekitar 2 jam. Kondisi jalan yang licin membuat pejalan kaki yang belum terbiasa harus sangat berhati-hati agar tidak tergelincir ke jurang yang berada di sisi jalan.

Belum lagi banyak longsoran dan juga pohon tumbang yang kerap menutup jalan. Maka warga harus bergotong royong memotong dan memindahkannya dari tengah jalan.

Seperti diketahui PT Antam memiliki area tambang emas Cibaliung yang dikelola oleh anak perusahaan Antam, PT Cibaliung Sumberdaya.

Tambang emas Cibaliung mulai beroperasi di Mei 2010 setelah diakuisisi dari ARC Exploration Australia pada 2009. Tambang emas Cibaliung merupakan tambang emas bawah tanah. Sebelumnya perseroan telah menghentikan seluruh kegiatan penambangan emas di Cikotok pada tahun 2007.

(hen/hen)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed