Follow detikFinance
Jumat 29 Jan 2016, 20:48 WIB

Larang Impor Jagung, Mentan: Kami Siapkan Solusinya Minggu Depan

Muhammad Idris - detikFinance
Larang Impor Jagung, Mentan: Kami Siapkan Solusinya Minggu Depan Foto: Enggran Eko Budianto
Jakarta - Harga daging ayam di awal tahun ini melonjak tinggi karena dipicu mahalnya harga pakan ternak. Harga jagung yang jadi bahan baku utama pakan ternak loncat dari Rp 3.000/kg menjadi  Rp 7.000/kg.

Melambungnya harga jagung ini terjadi di tengah seretnya panen jagung lokal, serta dilarangnya penggunaan jagung yang diimpor pabrikan pakan sejak Desember lalu oleh Kementerian Pertanian (Kementan).

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman membantah jika dirinya hanya pro pada petani. Dilarangnya jagung impor menurutnya untuk membentuk struktur harga yang baru agar menguntungkan petani.

"Minggu depan panen, kemudian Maret juga panen. Ini agar harga tidak jatuh di Rp 1.500/kg lagi, jangan pikir sesaat. Kedua kami sayang peternak, sudah kami siapkan solusinya minggu depan," kata Amran di kantor Kementan, Ragunan, Jakarta, Jumat (29/1/2016).

"Ini untuk jaga keseimbangan bikin struktur baru, jagan atas namakan petani peternak. Selain sama petani, kami juga sayang peternak," imbuhnya.

Untuk selanjutnya, ujarnya, semua impor jagung akan dilakukan oleh Perum Bulog agar pasokan dan harga jagung bisa dikendalikan lebih mudah.

"Bulog yang pegang jagung. Februari datang 600.000 ton, jangan bawa-bawa peternak, dan ini merupakan keputusan Rakortas (Rapat Koordinasi Terbatas)," tutup Amran. (hns/hns)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed