Follow detikFinance
Rabu 11 Jan 2017, 20:46 WIB

Mentan: Impor Jagung Turun 3 Juta Ton di 2016, Setara Rp 10 T

Muhammad Idris - detikFinance
Mentan: Impor Jagung Turun 3 Juta Ton di 2016, Setara Rp 10 T Foto: Enggran Eko Budianto
Konawe Selatan - Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman, menyebut kementeriannya berhasil memangkas impor jagung hingga 3 juta ton tahun lalu. Ini terjadi setelah dirinya memutuskan menahan impor jagung sejak akhir 2015.

"Jagung baru satu tahun saya handle (tangani), produksinya langsung naik, impor turun 3 juta ton, itu setara dengan Rp 10 triliun," ujar Amran, saat kunjungan kerjanya di Kecamatan Buke, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Selasa (11/1/2017).

Menurut Amran, dirinya sempat di-bully karena kebijakan tersebut. Di awal-awal, larangan impor jagung sempat memicu melambungnya harga jagung lokal, yang merembet pada kenaikan harga daging ayam dan demo peternak.

"Begitu modelnya anak kampung jadi menteri. Orang-orang kampung susah diatur, keras kepala, tidak saya biarkan impor masuk di Indonsia kalau produksi dalam negeri bisa. Ini sudah komitmen kami sayangi kalian daripada jabatanku," tandas Amran.

Sebagai informasi, di 2015, tercatat impor jagung mencapai 3,27 juta ton, namun pada 2016 hingga bulan November tercatat hanya 900 ribu ton. Di sisi lain, turunnya impor jagung ini juga terjadi lantaran beberapa perusahaan pakan ternak mengalihkan bahan bakunya dari jagung menjadi gandum impor.

Data Badan Pusat Statistik (BPS), impor gandum pada periode Januari-November 2015 sebesar 6,77 juta ton. Sementara impor gandum pada periode yang sama di 2016 sebesar 9,79 juta ton. (idr/wdl)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed