Follow detikFinance
Kamis 12 May 2011, 11:15 WIB

RI pun Bergantung Pada China Untuk Energi Alternatif

- detikFinance
RI pun Bergantung Pada China Untuk Energi Alternatif
Jakarta - Pemerintah saat ini sedang mendorong pengembangan komponen energi alternatif di Indonesia untuk mengurangi penggunaan BBM. Namun ternyata Indonesia masih bergantung pada China untuk pengembangan komponen energi alternatif.

Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh menyampaikan, industri komponen energi alternatif seperti panel surya dan lampu hemat energi di Indonesia masih sebatas perakitan saja.

\\\"Karena masih banyak komponennya yang diimpor dari China, Jerman, dan sebagainya. Jadi belum ekonomis untuk dibuat di dalam negeri. Inilah tantangan kita bersama,\\\" tutur Darwin kepada detikFinance<\/strong>, Kamis (12\/5\/2011).

Menurut Darwin, energi alternatif yang bisa dikembangkan di Indonesia adalah dari tenaga surya dan angin yang bisa membantu produksi listrik dalam negeri.

\\\"Penggunaan enrgi terbarukan itu merupakan langkah konkret pemerintah agar lebih banyak rumah tangga teraliri listrik, sehingga rasio elektrifikasi yang saat ini 67%, pada 2014 dapat menjadi 80%. Dengan energi surya dan air, secara teknis pengadaan listrik hingga pelosok nusantara, di gunung-gunung dan lembah jadi lebih memungkinkan,\\\" papar Darwin.

Saat ini menurutnya ada dua tantangan pengembangan tenaga listrik alternatif di Indonesia, yakni:


  1. Percepat penyebaran listrik bagi rumah tangga, antara lain dengan terobosan pengadaan listrik berbasis enrgi terbarukan (surya, air, mikrohidro dan sebagainya)<\/li>
  2. Perkuat dan percepat program bangkitnya industri penunjang energi surya dan air, termasuk dengan kepeloporan BUMN dan swasta besar nasional<\/li><\/ol>\\\"Dengan langkah tersebut, upaya kita meningkatkan keadilan energi bagi rakyat banyak, akan mampu semakin memprbesar dan mempercepat hadirnya energi terbarukan yang ramah lingkungan, tanpa harus bergantung kepada komponen impor,\\\" tukas Darwin.


    (dnl/qom)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed