Follow detikFinance
Kamis 04 Apr 2013, 17:22 WIB

Dirut PLN Push Up Sambut Proyek PLTP Sarulla

- detikFinance
Dirut PLN Push Up Sambut Proyek PLTP Sarulla
Jakarta - Direktur Utama PT PLN (Persero) Nur Pamudji melakukan push up menyambut dimulainya pembangunan proyek PLTP Sarulla di Sumatra Utara. Ia melakukan push up bersama para direktur konsorsium proyek Sarulla.

Nur Pamudji melakukan nazarnya tersebut setelah proyek PLTP yang akan dibangun dan dioperasikan konsorsium swasta itu positif untuk dibangun dan akan selesai tahun 2016.

PLN siap membeli listrik dari PLTP berkapasitas 330 MW itu. PLN sudah menunggu proyek itu 20 tahun. Karena itu push up dilakukan 20 kali, 1 push up untuk 1 tahun. PLTP ramah lingkungan ini akan memperkuat pasokan listrik ke Sumatra khususnya Sumatra bagian utara.

Pembelian listrik tersebut tertuang dalam penandatanganan amandemen kedua energy sales contract antara PT PLN (Persero) dengan PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) dan konsorsium Medco-Ormat-Itochu-Kyushu.

Perjanjian jual beli tenaga listrik ini ditandatangani oleh Direktur Utama PLN, Nur Pamudji bersama Direktur Utama PGE, Muhammad Husen, President Director Medco Geopower Sarulla, Noor Wahyu Hidayat, Direktur Orsarulla Inc. (Ormat), Ammon Gabbay, Direktur Sarulla Power Asset Ltd. (Itochu), Takae Shinohara, Direktur Kyuden Sarulla PTE. Ltd. (Kyushu), Takashi Tajiri, Direktur Sarulla Operations Ltd. (Sol), Takao Shinohara.

Listrik yang dihasilkan PLTP Sarulla akan dibeli PLN dengan harga rata-rata 6,79 cent US$\/kWh.

Proyek PLTP Sarulla 330 MW berlokasi di Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) Panasbumi Sarulla milik PT Pertamina Geothermal Energy (PGE), di Kabupaten Tapanuli Utara dan Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara. Bertindak selaku kontraktor dari PT PGE adalah Konsorsium Medco-Ormat-Itochu-Kyushu (Konsorsium), yang sekaligus akan membangun dan mengoperasikan pembangkit PLTP ini.

Lingkup pekerjaan yang akan dilakukan Konsorsium adalah pembangunan pembangkit PLTP di 2 lokasi yaitu Silangkitang (220 MW) dan Namora (110 MW), serta transmisi 150 kV sepanjang ± 15 kmr dari kedua lokasi pembangkit PLTP sampai ke GI Sarulla milik PLN. Pembangunan PLTP Sarulla akan dibagi dalam tiga tahap. Tahap pertama akan beroperasi tahun 2016, tahap kedua beroperasi tahun 2017 dan tahap ketiga beroperasi 2018.

\\\"Proyek ini telah disiapkan sejak 1993 dan akan mulai beroperasi tahun 2016. PLN sangat mengharapkan pembangunan PLTP ini segera direalisasikan sehingga dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan berkelanjutan dan ramah lingkungan,\\\" kata Nur dalam siaran persnya, Kamis (4\/4\/2013).

Proyek PLTP Sarulla 330 MW masuk dalam daftar proyek Percepatan Pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik yang Menggunakan Energi Terbarukan sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 15 tahun 2010 jo Permen ESDM 01 tahun 2012 dimana PLN mendapatkan penugasan dari Pemerintah untuk melakukan percepatan pembangunan pembangkit tenaga listrik tersebut sesuai dengan Peraturan Presiden nomor 4 tahun 2010.

Oleh karena itu pemerintah melalui Menteri Keuangan akan memberikan Jaminan Kelayakan Usaha terhadap proyek ini, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 139 Tahun 2011.


(dru/dnl)
Baca Juga
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed