Follow detikFinance
Minggu 13 Aug 2017, 18:43 WIB

Cek Penggunaan Jargas di Sidoarjo, Jonan: Sudah Jalan Belum?

Suparno Nodhor - detikFinance
Cek Penggunaan Jargas di Sidoarjo, Jonan: Sudah Jalan Belum? Foto: Suparno Nodhor-detikFinance
Sidoarjo - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia Ignasius Jonan meninjau Pondok Pesantren (Ponpes) Manba'ul Hikam di Desa Putat Kecamatan Tanggulangin Sidoarjo yang menggunakan jaringan gas (jargas).

Dalam kunjungan tersebut Menteri ESDM Ignasius Jonan didampingi oleh Bupati Sidoarjo Saiful Ilah dan President Direktur PT Pertamina Gas Suko Hartono. Sebelum memasuki ponpes menteri beserta rombongan mengunjungi salah satu rumah warga Desa Putat Rt 9, Rw 2, Masrukah (47)untuk melihat secara langsung jargas di rumah warga.



Menurut Menteri ESDM Ignasius Jonan mengatakan bahwa kunjungan ini melihat secara langsung apakah jargas sudah digunakan atau sudah jalan apa apa belum.

"Kunjungan ini untuk mengetahui secara langsung penggunaan jargas warga di Sidoarjo, " kata Ignasius Jonan Menteri ESDM pada wartawan di ponpes Manba'ul Hikam di Desa Putat Tanggulangin Sidoarjo, Minggu (13/8/2017).

Masih kata Jonan, sebenarnya jargas itu lebih mudah dan murah dibandingkan dengan elpiji, tidak usak mengangkat seperti tabung elpiji, dan bisa digunakan dalam waktu 24 jam.

"Pada saat di rumah warga tadi, pengguna jargas mengaku jargas lebih murah dan mudah, " terang Jonan.

Jonan berharap, Bupati Sidoarjo untuk segera mengajukan jargas untuk daerah Sidoarjo berapa dan dimana saja dan diutamakan ke rumah-rumah sederhana dan untuk ponpes diprioritaskan.

"Jaringan gas yang akan datang di daerah Sidoarjo ini alangkah baiknya untuk rumah-rumah sederhana dan ponpes diprioritaskan," jelasnya.

Sementara itu menurut President Director PT Pertamina Gas Suko Hartono mengatakan, dalam kunjungan tersebut, rombongan kementerian ESDM juga menyempatkan mampir di Pondok Pesantren Manbaul Hikam di Desa Putat, Sidoarjo untuk melihat proyek jargas Kementerian ESDM yang telah dimanfaatkan.

"Di Sidoarjo ini menjadi contoh bahwa jargas juga bermanfaat tidak hanya untuk rumah tangga tapi juga untuk kebutuhan memasak para santri di pondok pesantren," kata Suko Hartono.

Suko menambahkan, saat ini terdapat 10.350 Sambungan Rumah Tangga (SR) di Sidoarjo yang dibangun menggunakan APBN Tahun Anggaran (TA) 2010, 2011, 2012 & 2014 yang dikelola Pertamina. Adapun suplai gas diperoleh dari PT Lapindo Brantas Inc, dengan total alokasi sebesar 0,4 MMSCFD.

"Di Sidoarjo ini sudah mencapai sekitar 9.000 jargas untuk sambungan rumah tangga, yang lainnya sekitar 1350 masih belum, " jelasnya.

Sementara itu menurut salah satu warga pengguna jargas Masrukah mengatakan bahwa, selama menggunakan jargas lebih irit di bandingkan dengan menggunakan elpiji.

"Setiap bulan saat menggunakan jargas saya hanya membayar Rp 65 ribu, sebelumnya menggunakan elpiji setiap bulannya menghabiskan elpiji 3 Kg habis empat tabung, " kata Masrukah saat di temui detikFinance dirumahnya.

Masrukah menjelaskan pemakaian jargas ini sejak ahkir tahun 2016, dan menggunakan jargas lebih mudah sewaktu-waktu bisa digunakan.

"Saya penjual gorengan sewaktu-waktu mau memasak mudah dan irit," jelasnya. (dna/dna)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed