Berita Lain
-
Senin, 21/05/2012 16:37 WIB
Laba Tinggi, Borneo Enggan Bagi Dividen -
Senin, 21/05/2012 16:28 WIB
Jual 35% Saham ke Publik, Waskita Incar Rp 900 Miliar -
Senin, 21/05/2012 16:08 WIB
Asing Jual Saham Rp 1,4 Triliun, IHSG Jatuh 40 Poin -
Senin, 21/05/2012 15:46 WIB
Borneo Kaji Terbitkan Obligasi Global US$ 500 Juta -
Senin, 21/05/2012 15:16 WIB
Fokus Kurangi Utang, BUMI Pangkas Dividen -
Senin, 21/05/2012 15:00 WIB
Mantan Bos Astra Masuk ke Lingkaran Usaha Bakrie
Indeks Berita
Rumor Saham
Sumitomo Minati INCO, Target Rp 4000?
Salah satu pelaku pasar mengatakan bahwa Sumitomo Corp dari Jepang akan menambah kepemilikan dalam PT Vale Indonesia Tbk (INCO). Kabar yang....
2 Komentar | Balas Tanggapan
2 Komentar | Balas Tanggapan
Peluang Usaha
Dari Sampah Kerang Bisa Kantongi Rp 200 Juta/Bulan
Sampah hasil laut belum banyak dimanfaatkan secara ekonomis, padahal sampah laut seperti kerang jika dibuat berbagai produk unik, sangat menjanjikan untuk peluang bisnis.
Sosok Dan Peristiwa
Wamendag & Gubernur Jateng Jadi Tukang Becak Dadakan
Wamendag Bayu Krisnamurthi dan Gunernur Jateng Bibit Waluyo menghadiri acara Pameran Produk Dalam Negeri (PPDN) Regional 2012 dan Pameran Pangan Nusa 2012 dengan cara yang unik.
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 2,792.000
-
Rp 470.000
Forum Finance register | login
Thread Pilihan
Senin, 21/05/2012 17:23 WIB
Antisipasi Krisis Ekonomi, Pemerintah Cari Utang Darurat Rp 27 Triliun
Posted by: kaptenDF
Rabu, 21/11/2007 09:54 WIB
Saham Telkom-Indosat Rebound
Nurul Qomariyah - detikFinance
Pada perdagangan Rabu (21/11/2007) pukul 09.48 waktu JATS, harga saham Indosat (ISAT) tercatat naik Rp 650 (8,13%) menjadi Rp 8.650. Sementara saham Telkom (TLKM) naik Rp 150 (1,49%) menjadi Rp 10.250.
Sedangkan IHSG tercatat menguat 5,666 (0,22%) ke level 2.630,528, setelah sebelumnya terperosol lebih dari 7 poin. Namun IHSG masih beregrak fluktuatif bergerak cepat di jalur merah dan hijau.
Pengamat pasar modal Edwin Sinaga mengatakan, dilihat dari sisi fundamental, kedua saham perusahaan telekomunikasi tersebut sebenarnya masih baik. Keputusan KPPU yang memvonis Temasek bersalah melanggar UU anti monopoli dan harus melepas Telkomsel ataupun Indosat hanya akan memberi dampak sesaat.
"Putusan ini bukan masalah besar karena bisnis kedua perusahaan masih terus berjalan," jelas pengamat pasar modal BNI Securities, Alfatih.
Saham Telkom dan Indosat semakin pulih, apalagi setelah lembaga pemeringkat Moody's menyatakan keputusan KPPU itu tidak akan berpengaruh langsung terhadap peringkat Telkomsel dan Indosat.
"Rating Telkomsel lebih ditentukan oleh kondisi nulai tukar dan tidak terpengaruh struktur pemegang saham," jelas VP dan Lead Analys Moody's, Laura Acres.
(qom/ir)
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
-
Senin, 21/05/2012 20:05 WIB
Wagub Kaltim: Harapkan PLN, Sampai Kiamat Nggak Bakal Teraliri Listrik -
Senin, 21/05/2012 19:38 WIB
Bahaya! Kalimantan Bisa Setop Distribusi Batubara, Minyak dan Gas -
Senin, 21/05/2012 19:01 WIB
Hindari Polemik, Dahlan Iskan Cabut 2 Keputusannya -
Senin, 21/05/2012 19:37 WIB
Kalimantan Minta Tambahan Jatah BBM Subsidi 3,4 Juta Kiloliter -
Senin, 21/05/2012 18:18 WIB
Kondom Produksi BUMN 100% Pakai Bahan Baku Lokal
Komentar Terpopuler
-
Senin, 21/05/2012 - 18:09
PNS Tak Puas Gaji Cuma Naik 7% -
Senin, 21/05/2012 - 13:58
Ingin Hidup Enak, PNS Harus Produktif -
Senin, 21/05/2012 - 14:44
Perlukah Ada Penyatuan Zona Waktu di Indonesia? -
Minggu, 20/05/2012 - 13:55
Berhasil Jaga Inflasi, Jokowi Dapat Penghargaan SBY dan BI -
Senin, 21/05/2012 - 18:25
Duh, Gaji PNS Cuma Naik 7% di 2013
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com






Sending your message.gif)



