Berita Lain
-
Senin, 21/05/2012 17:16 WIB
Meski Pakai Banyak 'Topi,' Samin Tan Fokus Lunasi Utang Grup Bakrie -
Senin, 21/05/2012 16:37 WIB
Laba Tinggi, Borneo Enggan Bagi Dividen -
Senin, 21/05/2012 16:28 WIB
Jual 35% Saham ke Publik, Waskita Incar Rp 900 Miliar -
Senin, 21/05/2012 16:08 WIB
Asing Jual Saham Rp 1,4 Triliun, IHSG Jatuh 40 Poin -
Senin, 21/05/2012 15:46 WIB
Borneo Kaji Terbitkan Obligasi Global US$ 500 Juta -
Senin, 21/05/2012 15:16 WIB
Fokus Kurangi Utang, BUMI Pangkas Dividen
Indeks Berita
Rumor Saham
Sumitomo Minati INCO, Target Rp 4000?
Salah satu pelaku pasar mengatakan bahwa Sumitomo Corp dari Jepang akan menambah kepemilikan dalam PT Vale Indonesia Tbk (INCO). Kabar yang....
2 Komentar | Balas Tanggapan
2 Komentar | Balas Tanggapan
Peluang Usaha
Dari Sampah Kerang Bisa Kantongi Rp 200 Juta/Bulan
Sampah hasil laut belum banyak dimanfaatkan secara ekonomis, padahal sampah laut seperti kerang jika dibuat berbagai produk unik, sangat menjanjikan untuk peluang bisnis.
Sosok Dan Peristiwa
Wamendag & Gubernur Jateng Jadi Tukang Becak Dadakan
Wamendag Bayu Krisnamurthi dan Gunernur Jateng Bibit Waluyo menghadiri acara Pameran Produk Dalam Negeri (PPDN) Regional 2012 dan Pameran Pangan Nusa 2012 dengan cara yang unik.
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 2,792.000
-
Rp 470.000
Forum Finance register | login
Thread Pilihan
Senin, 21/05/2012 17:23 WIB
Antisipasi Krisis Ekonomi, Pemerintah Cari Utang Darurat Rp 27 Triliun
Posted by: kaptenDF
Selasa, 18/12/2007 08:51 WIB
2 ETF Akhirnya Listing di BEI
Ardian Wibisono - detikFinance
Tak tanggung-tanggung, dua ETF sekaligus yang akan dicatatkan sehingga investor langsung memiliki dua pilihan. Dua produk ETF tersebut berasal dari PT Indopremier Securities dan PT Bahana Sekuritas.
Dalam siaran persnya, Dirut Indopremier Securities Alpino Klanjaya mengatakan produk ETF nya mengacu pada pergerakan LQ 45 BEI.
"Kinerja LQ 45 untuk periode hingga 30 November 2007 adalah 48,9% YTD dan 57% YoY atau lebih baik dibanding IHSG yang memberikan gain sebesar 47,7% YTD dan 56,4% YoY," ujarnya.
Indopremier Securities dan Sinarmas Sekuritas akan bertindak sebagai dealer partisipan dan market maker agar transaksi dipasar sekunder lebih likuid.
Saat listing, dealer partisipan juga dapat menjual ETF kepada investor dengan satuan terkecil 1 lot (500 lembar). Harga penjualan ETF tersebut sesuai indeks LQ 45 yang saat ini sekitar Rp 580 an.
"Jadi tidak harus Rp 1.000 seperti reksadana biasa," tambah Alpino.
ETF Indopremier ini akan dikenakan biaya manajer investasi sebesar 0,5% per tahun dan biaya bank kustodian maksimal 0,15% per tahun.
(ard/qom)
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
-
Senin, 21/05/2012 20:05 WIB
Wagub Kaltim: Harapkan PLN, Sampai Kiamat Nggak Bakal Teraliri Listrik -
Senin, 21/05/2012 19:38 WIB
Bahaya! Kalimantan Bisa Setop Distribusi Batubara, Minyak dan Gas -
Senin, 21/05/2012 19:01 WIB
Hindari Polemik, Dahlan Iskan Cabut 2 Keputusannya -
Senin, 21/05/2012 19:37 WIB
Kalimantan Minta Tambahan Jatah BBM Subsidi 3,4 Juta Kiloliter -
Senin, 21/05/2012 18:18 WIB
Kondom Produksi BUMN 100% Pakai Bahan Baku Lokal
Komentar Terpopuler
-
Senin, 21/05/2012 - 18:09
PNS Tak Puas Gaji Cuma Naik 7% -
Senin, 21/05/2012 - 13:58
Ingin Hidup Enak, PNS Harus Produktif -
Senin, 21/05/2012 - 14:44
Perlukah Ada Penyatuan Zona Waktu di Indonesia? -
Minggu, 20/05/2012 - 13:55
Berhasil Jaga Inflasi, Jokowi Dapat Penghargaan SBY dan BI -
Senin, 21/05/2012 - 18:25
Duh, Gaji PNS Cuma Naik 7% di 2013
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com






Sending your message.gif)



