detikfinance

Inilah Orang Penyebab Harga Minyak Tembus US$ 100

Nurul Qomariyah - detikfinance
Jumat, 04/01/2008 17:01 WIB
New York - Harga minyak mentah dunia menembus US$ 100 per barel dan menggegerkan seluruh dunia. Sumber kegegeran itu ternyata adalah seorang pialang yang ingin menjadi pembeli pertama minyak mentah pada harga US$ 100. Siapa dia?

Media-media AS dan Inggris menyebut seorang pialang itu sebagai Richard Arens, yang menjalankan sendiri sebuah perusahaan pialang minyak, ABS.

"Angka yang fantastis itu tercapai karena sebuah transaksi dari seorang pialang," ujar analis dari Sucdeh dalam komentarnya seperti dikutip dari AFP, Jumat (4/1/2008).

Arens menawarkan harga US$ 100.000 di pasar New York untuk 1.000 barel minyak mentah, atau berarti harga US$ 100 per barel. Saat harga itu tertembus, pasar finansial dunia pun langsung 'mabuk'.

Arens selanjutnya menjual kontrak minyak mentah itu sedikit di bawah level US$ 100 per barel, atau berarti rugi sekitar US$ 600.

"Itu hanyalah untuk sebuah surat, dia ingin menjadi orang pertama di dunia yang membeli minyak pada harga US$ 100," ujar Antoine Heff, analis dari NewEdge.

Harga minyak pada awal perdagangan tahun 2008 sempat menembus level US$ 100 sebelum akhirnya surut. Harga kembali menembus US$ 100 pada hari kedua di tahun 2008, sebelum akhirnya surut di level US$ 99,23 per barel di perdagangan Asia.

"Kami sedikit mengendur dari level US$ 100 terutama karena aksi profit taking," tambah Victor Shum, analis dari Purvin and Gertz.

(qom/ir)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Senin, 03/06/2013 10:55 WIB
      Wawancara Khusus Wamentan
      Konsumsi Susu Orang Indonesia Terendah se-ASEAN
      Hari Sabtu, 1 Juni 2013 lalu adalah Hari Susu Nasional. Beberapa fakta miris soal persusuan Indonesia masih sangat nyata. Berikut ini wawancara khusus dengan Wamentan Rusman Heriawan soal nasib persusuan Indonesia.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy

    Deskripsi Online Trading Academy. Silakan membuka http://jahex.detik.com/statik/createstatic untuk mengupdate deskripsi ini.

    REGISTRASI OTA
    MustRead close