Follow detikFinance
Minggu 14 Feb 2016, 17:45 WIB

Menebak Arah BI Rate, Adakah Peluang Kembali Turun?

Maikel Jefriando - detikFinance
Menebak Arah BI Rate, Adakah Peluang Kembali Turun? Foto: Rengga Sancaya
Ende - Bank Indonesia (BI) baru saja menurunkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 0,25 basis poin (bps) menjadi 7,25%. Pekan depan, Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI kembali dilangsungkan untuk memutuskan suku bunga, apakah ditahan, diturunkan atau dinaikkan.

Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara menilai, masih ada ruang untuk pelonggaran kebijakan moneter. Artinya, ada peluang suku bunga untuk kembali diturunkan dari posisi sekarang.

"Bila rupiah stabil, inflasi terkendali, maka pelonggaran moneter ya sama seperti sebelumnya, masih ada ruang untuk pelonggaran," terang Mirza saat berbincang di tengah-tengah perjalan ke Danau Kelimutu, Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (14/2016).

Dari data inflasi, terlihat realisasi selama 2015 adalah 3,35% atau berada dalam rentang asumsi BI dan pemerintah. Pada Januari 2016, inflasi mencapai 0,51% dan Februari diperkirakan masih sangat terkontrol.

"Februari datanya menunjukkan sangat terkontrol," sebutnya.

Sementara nilai tukar rupiah bergerak stabil dan dalam tren penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Kestabilan ini bisa terganggu bila ada gejolak eksternal, seperti keputusan Bank Sentral AS Federal Reserve (The Fed) atau China yang melakukan depresiasi atas mata uangnya.

"Tapi kayaknya China cukup komit, ekspektasi yuan terkendali dan AS nggak naikin bunga cepat-cepat dan Eropa, Jepang lakukan bunga negatif, sehingga rupiah stabil," ujar Mirza. (mkl/drk)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed