Follow detikFinance
Senin 25 Sep 2017, 10:52 WIB

Minat Investasi? Ingat, Jangan Cuma Tergiur Untung Gede

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Minat Investasi? Ingat, Jangan Cuma Tergiur Untung Gede Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Satuan tugas (satgas) waspada investasi pekan lalu menghentikan lima entitas yang terindikasi investasi bodong.

Ketua satgas waspada investasi Tongam L Tobing mengatakan, maraknya praktik investasi bodong terjadi karena saat ini banyak masyarakat yang belum memahami konsep produk investasi.

"Banyak masyarakat yang tidak paham apa itu investasi, jadi ketika ada tawaran dan imbal hasilnya besar tanpa pikir panjang mereka langsung ikut," ujar Tongam kepada detikFinance, Senin (25/9/2017).

Dia menjelaskan, biasanya masyarakat yang kurang paham investasi ini menjadi sasaran empuk pelaku investasi bodong.

"Karena masyarakatnya tidak tahu dan ingin mendapatkan keuntungan dengan cepat akibat iming-iming bunga, ya sudah mereka terperangkap," kata Tongam.

Untuk meningkatkan pemahaman investasi ini, dia menjelaskan Satgas bekerja sama dengan sejumlah lembaga untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Salah satunya menggandeng Kementerian dalam negeri (Kemendagri).

"Kami akan menyebar tim satgas waspada investasi ini di 39 daerah di seluruh Indonesia untuk meningkatkan pengetahuan terkait investasi," imbuh dia.

Menurut dia, dengan menggandeng Kemendagri maka edukasi ke masyarakat daerah diharapkan bisa lebih mudah karena disosialisasikan melalui kepala daerah.

"Kami ingin masyarakat bisa lebih waspada dan terhindar dari iming-iming investasi bodong," jelas dia.

Selain Kemendagri, satgas waspada investasi juga akan menggandeng Kementerian Agama (Kemenag). Hal ini karena maraknya kasus travel perjalanan ibadah umrah yang bermasalah. (mkj/mkj)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed