Follow detikFinance
Kamis 19 Oct 2017, 21:15 WIB

Gubernur BI: Bitcoin Bukan Alat Pembayaran yang Sah

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Gubernur BI: Bitcoin Bukan Alat Pembayaran yang Sah Foto: Getty Images
Jakarta - Bitcoin atau crypto currency saat ini sedang mengalami peningkatan harga yang signifikan. Bank Indonesia (BI) menegaskan, masyarakat harus berhati-hati, karena Bitcoin bukan alat pembayaran yang sah di Indonesia.

Gubernur BI, Agus Martowardojo, menjelaskan BI mengharapkan tidak ada pelanggaran yang terjadi dalam penggunaan mata uang digital tersebut.

"BI sudah menegaskan, Bitcoin bukan alat pembayaran yang sah," kata Agus di Gedung BI, Jakarta, Kamis (19/10/2017).

BI pernah mengeluarkan pernyataan Bitcoin bukan mata uang yang berlaku di Indonesia.

Pada 2014 lalu yakni dengan memperhatikan Undang-Undang No. 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang serta UU No. 23 Tahun 1999 yang kemudian diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-Undang No. 6 Tahun 2009, BI menyatakan bahwa Bitcoin dan virtual currency lainnya bukan merupakan mata uang atau alat pembayaran yang sah di Indonesia.

Masyarakat diimbau untuk berhati-hati terhadap Bitcoin dan virtual currency lainnya. Segala risiko terkait kepemilikan/penggunaan Bitcoin ditanggung sendiri oleh pemilik/pengguna Bitcoin dan virtual currency lainnya.

Bitcoin adalah salah satu crypto currency yang menggunakan sistem rantai blok atau blockchain. Agus menjelaskan, saat ini BI sudah memproses aturan terkait Fintech yang di dalamnya membahas blockchain.

"Sekarang dalam proses penyelesaian aturan BI-nya dan itu nanti akan kita jelaskan bagaimana BI sebagai otoritas sistem pembayaran melihat Financial technology (Fintech)," ujarnya.

Kemudian dia menjelaskan, aturan tersebut akan membagi bahasan ke dalam empat kategori, yaitu pembayaran, kredit, risk management dan market positioning.

"Nanti detilnya kita jelaskan. Tahun ini mungkin sudah keluar PBI-nya," katanya. (wdl/wdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed