Follow detikFinance
Rabu 18 May 2011, 14:10 WIB

PP Tunda Pembangunan Park Hotel di Bali

- detikFinance
Jakarta - PT PP Tbk (PTPP) mengalihkan proyek pembangunan hotel di Bali yang bernama Park Hotel, karena terkendala belum tuntasnya studi kelayakan. Untuk itu perseroan akan mengalihkan proyek properti ke bangunan komersial, residensial, serta hotel di beberapa daerah.

Demikian disampaikan Corporate Secretary PTPP Betty Ari, dalam Investor Day 2011, di Grand Hyatt, Jakarta, Rabu (18\/5\/2011).

\\\"Peluang investasi di properti masih besar. Jadi kita alihkan. Dananya pakai IPO, yang sudah dialokasikan 12%, sebesar Rp 70 miliar,\\\" jelasnya.

Menurutnya, proyek bangunan komersial siap PTPP kembangkan dengan lokasi pilihan adalah Surabaya. Juga ada pusat residensial, yang berlokasi di Kalimalang.

Setelah proyek hotel di Bali tertahan, PTPP juga berencana membangun hotel dengan konsep yang sama di Bandung, Semarang, Padang serta Makasar.

Hotel yang dibangun perseroan, seluruhnya bernama Park Hotel dan akan menjadi grup hotel tersendiri dibawah manajemen BUMN konstruksi ini.

\\\"Akan menjadi grup. Kita ingin cepat menggunakan dana IPO,\\\" terangnya.

Lebih lanjut, Direktur Keuangan PTPP Tumiyana menjelaskan, perseroan juga berniat mengakuisisi empat PLTD baru dengan nilai Rp 1 triliun.

Satu power plan berlokasi di pulau Jawa, sementara sisanya di Sumatera. \\\"Dana akuisisi didapatkan dari belanja modal, yang tahun ini seluruhnya Rp 7 triliun,\\\" ucap Tumiyana.

Perseroan telah mengikuti tender dua pembangkit listrik di Medan. Masing-masing kapasitas 2x10,5 MW, nilai investasi keduanya mencapai Rp 500 miliar.

Total belanja modal Rp 7 triliun, didapat dari pinjaman perbankan 70%, sisanya dari kas internal. Selain pembangkit listrik, perseroan juga siap berinvestasi di pelabuhan, dan jalan tol.

Belanja modal yang sudah cair, mencapai Rp 1,4 triliun, untuk pembangkit listrik di Palembang berkapasitas 80 MW senilai Rp 850 miliar. Juga ada power plan Lampung berkapasitas senilai Rp 74 miliar.

\\\"Yang telah digunakan mencapai Rp 1,1 triliun-Rp 1,4 triliun pada kuartal I,\\\" tuturnya.

Perseroan pun tengah menyelesaikan proyek PLTG di Talang Duku-Palembang, dengan kapasitas 65 MW. Proyek ini akan dioperasikan di awal Oktober 2011.

Selain itu, PTPP melakukan pembangunan proyek EPC pembangkit listrik di kawasan industri Krakatau Steel, Cilegon. Nilai proyek mencapai US$ 98 juta, perseroan terlibat bersama dengan PT Imeco dan PT Krakatau Daya Listrik dalam satu konsorsium.

(wep/ang)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed