detikfinance

Jelang 5 April

Cara Mencoblos yang Benar

www.kpu.go.id - detikfinance
Jumat, 02/04/2004 10:25 WIB
Jakarta -Pemungutan suara digelar pada Senin, 5 April 2004, mulai pukul 07.00 sampai dengan 13.00 WIB di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang telah ditentukan. Apakah Anda sudah tahu tata cara mencoblos yang benar? Berikut seluk beluk pencoblosan seperti dilansir dari situs resmi KPU: Tata Cara Mencoblos: - Pemilih (yang tercantum dalam daftar pemilih tetap dan mempunyai kartu pemilih) menunjukkan kartu pemilih kepada petugas TPS. - Pemberian suara (pencoblosan) untuk anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota dilakukan dengan mencoblos salah satu tanda gambar partai politik dan mencoblos satu nama calon di bawah tanda gambar partai politik yang bersangkutan yang ada pada surat suara. - Pemberian suara untuk Pemilu anggota DPD dilakukan dengan mencoblos foto calon di dalam kotak foto. - Bagi pemilih tunanetra, tunadaksa, atau yang mempunyai halangan fisik lainnya saat memberikan suara/mencoblos dapat dibantu oleh petugas KPPS atau orang lain atas permintaannya sendiri. KPU tidak menyediakan surat suara DPR dan DPRD dengan huruf Braile, tetapi hanya menyediakan surat suara dengan template dengan huruf Braile untuk Pemilu anggota DPD. Selain itu KPU tidak menyediakan alat Bantu lain seperti kursi roda atau tongkat. Surat suara yang dicoblos menjadi tidak sah apabila: 1. Pencoblosan berada di luar kotak tempat tanda gambar partai dan nama calon pada surat suara anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, juga dengan surat suara anggota DPD. 2. Mencoblos a nama calon anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota tanpa mencoblos tanda gambar partai. 3. Mencoblos nama calon anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota yang bukan dari partai yang tanda gambarnya dicoblos. 4. Mencoblos 2 atau lebih nama calon anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota. 5. Tidak boleh membubuhkan tulisan dan atau catatan lain pada surat suara. Apa yang harus dilakukan apabila seorang pemilih mencoblos di tempat yang bukan tempatnya terdaftar? 1. Dalam hal pindah tempat tinggal. Caranya, meminta surat keterangan pindah tempat tinggal kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) setempat, dan melaporkan kepindahannya kepada PPS di tempat tinggal yang baru, selambat-lambatnya 14 hari menjelang Pemilu. 2. Karena sesuatu hal, seperti menjalankan tugas pelayanan masyarakat, sakit rawat inap, menjadi tahanan, tertimpa bencana alam dan lain-lain, terpaksa dapat menggunakan hak memilihnya di TPS yang sudah ditetapkan. Dalam hal demikian, pemilih yang bersangkutan dapat memberikan suaranya di TPS lain dengan menunjukkan kartu pemilih. Selamat mencoblos!
(nrl/)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 27/10/2014 11:44 WIB
    Wawancara Khusus Menkeu
    Bambang Brodjonegoro: Kita Sebagai Menteri Bukan Superman
    Salah satu menteri Kabinet Kerja dari kalangan profesional adalah Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, yang didapuk sebagai Menteri Keuangan. Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia ini tidak asing dengan lingkungan Kementerian Keuangan.
  • Gb Kamis, 30/10/2014 08:45 WIB
    Ellen May: Bye-bye QE
    Quantitative Easing, kebijakan Pelonggaran Kualitatif adalah sebuah kebijakan moneter di AS. Sekarang kebijakan ini sudah selesai.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut