detikfinance

Medco Ambil Alih 25% Minyak di Lapangan Jeruk Madura

Irna Gustia - detikfinance
Kamis, 05/01/2006 17:56 WIB
Jakarta -PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) melalui anak usahanya Medco Strait Services Pte.Ltd, saat ini resmi mengambilalih 25 persen pendapatan minyak di Lapangan Jeruk, Sampang Madura dari milik Singapore Petroleum Sampang Ltd (SPC) dan Cue Sampang Pty. Ltd (Cue). Pengambilalihan ini dilakukan Medco Strait pada 4 Januari 2006 dengan di tandatanganinya Jeruk Project Agreement antara Singapore Petroleum Sampang Ltd. dan Cue Sampang Pty. Ltd. Tanggal efektif dari Jeruk Project Agreement ini adalah 1 Desember 2005. "Medco akan ikut serta menanggung biaya yang dikeluarkan dan mendapatkan pendapatan sejumlah 25 persen dari kepemilikan secara ekonomis atas Lapangan Jeruk dari SPC dan Cue," kata Presdir Medco, Hilmi Panigoro dalam penjelasan tertulis, Kamis (5/1/2006). Menurut Hilmi, untuk mendapatkan kepemilikan secara ekonomis ini, Medco wajib mengembalikan sesuai dengan kepemilikan secara economis untuk biaya pengeboran dan modal kerja, yang telah dikeluarkan oleh Singapore Petroleum dan Cue Sampang secara proporsional. Biayanya dihitung sejak kembalinya Singapore Petroleum dan Cue Sampang menjadi pemegang interest Lapangan Jeruk sampai dengan tanggal efektif Jeruk Project Agreement, dalam bentuk tunai sejumlah US$ 21,18 juta. Terhitung sejak efektifnya Jeruk Project Agreement ini, maka kepemilikan secara economis (economic interest) di Lapangan Jeruk masing-masing dimiliki oleh, Medco Strait sebesar 25 persen, Singapore Petroleum sebesar 21,8 persen, Cue Sampang sebesar 8,2 persen dan Santos 45 persen. Diakui Hilmi, sebelum ditandatanganinya Jeruk Project Agreement, sebenarnya Medco Strait dan PT Medco E&P Sampang telah berpartisipasi dalam pemboran di sumur Jeruk-1 serta aktivitas lainnya bersama-sama dengan Santos. Menurutnya, pada tahun 2003, Medco diundang oleh Santos untuk berpartisipasi dalam eksplorasi di Lapangan Jeruk ketika Coastal Indonesia Sampang Ltd yang kemudian diambilalih oleh SPC pada bulan Juli 2004, dan Cue selaku mitra Santos di Sampang PSC menolak untuk mendukung pemboran di lapangan tersebut. Berdasarkan hasil pemboran di 2 sumur itu, Santos mengindikasikan adanya temuan minyak di lapangan tersebut. Pada akhir April 2005, SPC dan Cue menyatakan keinginannya untuk mengambil kembali interest atas Lapangan Jeruk. Selanjutnya pada Mei 2005 SPC dan Cue mengembalikan kepada MedcoEnergi seluruh biaya yang telah dikeluarkan. Lapangan Jeruk merupakan lapangan pengembangan terletak di Blok Sampang Madura Jawa Timur. Pemegang hak wilayah kerja Sampang Blok ini adalah adalah SPC 40 persen Santos 45 persen dan Cue 15 persen.
(ir/)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 21/07/2014 17:45 WIB
    Bos Blue Bird Bicara Soal Kursi Ketua Hipmi
    Jumat (18/07/2014) lalu, detikFinance berkesempatan mewawancarai Bayu Priawan Djokosoetono, Bendahara Umum Hipmi. Bayu dikabarkan mencalonkan diri untuk menjadi ketua umum Hipmi selanjutnya.
  • Gb Minggu, 20/07/2014 09:52 WIB
    Tips Cermat Mengelola Uang THR
    Sudah mendapat suntikan Tunjangan Hari Raya (THR)? Jika tidak dikelola dengan bijak, bisa jadi THR hanya akan numpang lewat saja. Berikut tipsnya.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut