detikfinance

Avon Indonesia Stop Produksi

Nurul Qomariyah - detikfinance
Kamis, 02/02/2006 10:38 WIB
Jakarta -Para konsumen pemakai produk kosmetik merek Avon harus siap-siap beralih ke kosmetika lain. Produsen kosmetik PT Avon Indonesia yang merupakan anak perusahaan AS Avon Products Inc (AVP) akan berhenti beroperasi. Keputusan itu diambil seiring kerugian hingga jutaan dolar yang diderita oleh PT Avon Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Hal tersebut disampaikan Vice Manager Avon untuk Asia Tenggara, Perry Mogar, dalam siaran persnya seperti dikutip dari Dow Jones, Kamis (2/2/2006). Mogar menyatakan, Indonesia sebenarnya memiliki potensi pasar yang cukup besar dalam jangka panjang mengingat besarnya jumlah penduduk. "Namun analisis kami mengusulkan agar Avon mengunci potensi tersebut karena memerlukan tambahan investasi dalam jumlah yang cukup signifikan," ujar Mogar. "Dengan melihat fakta bahwa operasional kami di Indonesia telah rugi hingga jutaan dolar dalam beberapa tahun terakhir, kami belum siap untuk melanjutkan investasi di Indonesia saat ini," tambah Mogar. Namun sayang perusahaan kosmetik dari AS tersebut tidak menyebutkan alasan kenapa unit usahanya PT Avon Indonesia tidak berhasil memperoleh laba. Avon juga tidak menjelaskan apakah akan tetap menjual produknya di Indonesia. Selanjutnya Avon akan menutup pabriknya di Jakarta Selatan dengan jumlah karyawan terkena PHK mencapai 600 orang.
(qom/)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 27/10/2014 11:44 WIB
    Wawancara Khusus Menkeu
    Bambang Brodjonegoro: Kita Sebagai Menteri Bukan Superman
    Salah satu menteri Kabinet Kerja dari kalangan profesional adalah Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, yang didapuk sebagai Menteri Keuangan. Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia ini tidak asing dengan lingkungan Kementerian Keuangan.
  • Gb Kamis, 30/10/2014 08:45 WIB
    Ellen May: Bye-bye QE
    Quantitative Easing, kebijakan Pelonggaran Kualitatif adalah sebuah kebijakan moneter di AS. Sekarang kebijakan ini sudah selesai.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut