detikfinance

Denpoo Pindahkan Produksi Kipas Angin ke Indonesia

Arin Widiyanti - detikfinance
Selasa, 15/08/2006 15:59 WIB
Jakarta -Denpoo perusahaan elektronik rumah tangga asal Cina, akan mengalihkan produksi stand fan (kipas angin) dari Cina ke Indonesia pada tahun ini. Produksi kipas angin untuk pasar Indonesia pabriknya akan dibangun di Kawasan Industri Jababeka. Sebelumnya Denpoo telah memproduksi mesin cuci dan dispenser di Indonesia juga di Kawasan Industri Jababeka. "Ditargetkan awal tahun depan produksinya telah diperjualbelikan. Hal ini dilakukan mengingat high cost, karena selama ini diproduksi di Cina lalu di ekspor di Indonesia," kata Direktur Marketing Denpoo, Yeane Keet. Hal itu disampaikan Yeane di sela acara Pameran Produksi Indonesia (PPI) 2006 di Pekan Raya Jakarta (PRJ), Kemayoran, Jakarta (15/8/2006). Untuk investasi pabrik kipas angin ini, Yeane belum mau menjelasakan soal nilai investasinya, serta jumlah karyawan yang akan dipekerjakan. "Nantinya komponen lokal di Indonesia sekitar 70 persen, karena untuk mesinnya beberapa masih diimpor dari Cina, Jepang maupun Korea," jelas Yeane. Untuk pemasarannya, menurut Yeane, produk Denpoo akan difokuskan di hipermarket dengan memberi diskon gede-gedean pada bulan ini. Strategi ini dilakukan untuk menaikkan pangsa pasar. Semula produk Denpoo yang beredar di pasar Indonesia sejak 1990 diproduksi di Cina. Namun seiring dengan pertumbuhan permintaan pasar di Indonesia, Denpoo akhirnya membangun 3 pabrik di Kawasan Industri Jababeka Cikarang dan satu di Surabaya.
(ir/)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 27/10/2014 11:44 WIB
    Wawancara Khusus Menkeu
    Bambang Brodjonegoro: Kita Sebagai Menteri Bukan Superman
    Salah satu menteri Kabinet Kerja dari kalangan profesional adalah Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, yang didapuk sebagai Menteri Keuangan. Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia ini tidak asing dengan lingkungan Kementerian Keuangan.
  • Gb Kamis, 30/10/2014 08:45 WIB
    Ellen May: Bye-bye QE
    Quantitative Easing, kebijakan Pelonggaran Kualitatif adalah sebuah kebijakan moneter di AS. Sekarang kebijakan ini sudah selesai.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut