detikfinance

Sungai Budi Jual 39,24% Saham Tunas Baru Lampung

Ardian Wibisono - detikfinance
Selasa, 10/10/2006 10:12 WIB
Jakarta -Pemegang saham utama perusahaan perkebunan, PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) yakni PT Sungai Budi menjual 39,24 persen sahamnya kepada tiga pihak yang terafiliasi. PT Sungai Budi yang menguasai 58,86 persen saham TBLA, menjual sahamnya kepada tiga pihak terafiliasi yang telah dilakukan pada 29 September 2006 dengan harga penjualan Rp 125 per saham. Penjualan sebanyak 400 juta saham atau 9,69 persen kepada PT Budi Alam Kencana, sebanyak 600 juta saham atau 14,54 persen kepada PT Sungai Budi Perkasa dan sebanyak 618.394.396 saham atau 14,99 persen dijual kepada PT Budi Sulfat Jaya. "Sehingga total keseluruhan yang dijual 39,24 persen dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh oleh perseroan sebesar 4.124.206.046 saham," kata Presdir TBLA, Widarto, dalam penjelsannya ke Bursa Efek Jakarta (BEJ), Selasa (10/10/2006). Saham PT Sungai Budi dan tiga perusahaan yang membeli saham Sungai Budi, baik langsung maupun tidak langsung dimiliki oleh Widarto dan Santoso Winata (Preskom TBLA). Pemegang saham TBLA lainnya adalah PT Sinarmas Sekuritas 12,86 persen, Special Custody Account for The Exclusive BFT of CST of Cred (VR Capital Group) 7,04 persen dan sisanya publik. TBLA yang memiliki perkebunan di wilayah Sumatra Selatan ini, menargetkan pertumbuhan penjualan 2006 menjadi Rp 1,3 triliun dibanding akhir 2005 sebesar Rp 1,22 triliun. Sedangkan laba bersih ditargetkan antara Rp 50-70 miliar.
(ir/ir)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 21/07/2014 17:45 WIB
    Bos Blue Bird Bicara Soal Kursi Ketua Hipmi
    Jumat (18/07/2014) lalu, detikFinance berkesempatan mewawancarai Bayu Priawan Djokosoetono, Bendahara Umum Hipmi. Bayu dikabarkan mencalonkan diri untuk menjadi ketua umum Hipmi selanjutnya.
  • Gb Minggu, 03/08/2014 18:18 WIB
    Ini Penyebab Klaim Asuransi Kecelakaan Tak Bisa Cair
    Beberapa kasus ada saja pemegang asuransi kecelakaan yang sulit mencairkan klaimnya. Berikut ini beberapa hal yang menyebabkan klaim asuransi kecelakaan sulit atau bahkan tak bisa cair.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut