detikfinance

Seleksi Primary Dealer Obligasi Negara Digelar Triwulan I-2007

Dadan Kuswaraharja - detikfinance
Jumat, 05/01/2007 15:52 WIB
Jakarta -Pemerintah akan mulai menyeleksi agen penjual utama (primary dealer) obligasi negara pada triwulan I-2007. Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tentang pembentukan sistem primary dealer sudah diteken Menkeu Sri Mulyani akhir 2006. Demikian disampaikan Dirjen Pengelolaan Surat Utang Negara (SUN) Depkeu, Rahmat Waluyanto, di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (5/1/2007). Menurut Rahmat, selain PMK tentang primary dealer, ketentuan pajak tentang obligasi negara khususnya Surat Perbendaharaan Negara (SPN) sudah keluar. PMK tentang pajak SPN, penerbitan SPN sudah keluar dan trading platform dalam penerbitan obligasi negara yakni SPN sudah ada, yakni melalui Bank Indonesia Scripless Securities Settlement System (BI-SSSS/BI-S4) "Dengan empat infrastuktur tadi, (PMK tentang primary dealer, PMK tentang pajak, PMK tentang penerbitan SPN, BI-SSSS), kita dalam waktu singkat sudah bisa melakukan seleksi terhadap primary dealer," kata Rahmat. Sistem primary dealer diterapkan dalam rangka pengembangan pasar SUN. Serta mendukung penerbitan SPN dalam rangka pengembangan kapasitas untuk cash management pemerintah secara efisien. Pembentukan sistem primary dealer juga merupakan bagian dari kebijakan sektor keuangan yang dirilis tahun 2006. Rahmat menambahkan, instansi yang boleh menjadi primary dealer adalah lembaga keuangan baik bank maupun non bank seperti perusahaan efek. "Kita ingin memberikan kesempatan yang sama karena kita amati mereka sudah baik kinerjanya," tutur Rahmat. Syarat yang harus dipenuhi primary dealer antara lain, memiliki kapasitas modal dan finansial yang kuat. Memiliki sistem TI yang cukup canggih dan di pasar harus bisa memberikan kuotasi dua arah yakni bid dan offer terhadap obligasi negara. Primary dealer juga merupakan partner pemerintah dalam melakukan stabilisasi pasar khususnya di pasar primer adan sekunder. Yang paling penting, lanjut Rahmat, primary dealer bisa diprioritaskan menjadi agen penjual Obligasi Ritel Indonesia (ORI) maupun joint lead manager saat Indonesia akan menerbitkan obligasi internasional.
(ir/ir)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 27/10/2014 11:44 WIB
    Wawancara Khusus Menkeu
    Bambang Brodjonegoro: Kita Sebagai Menteri Bukan Superman
    Salah satu menteri Kabinet Kerja dari kalangan profesional adalah Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, yang didapuk sebagai Menteri Keuangan. Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia ini tidak asing dengan lingkungan Kementerian Keuangan.
  • Gb Kamis, 30/10/2014 08:45 WIB
    Ellen May: Bye-bye QE
    Quantitative Easing, kebijakan Pelonggaran Kualitatif adalah sebuah kebijakan moneter di AS. Sekarang kebijakan ini sudah selesai.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut