Mandiri Cari Bank Berbasis Konsumer
Senin, 14/01/2008 17:50 WIB
Jakarta - Untuk meningkatkan porsi pembiayaan konsumer, PT Bank Mandiri Tbk akan melakukan akuisisi perusahaan multifinance atau bank yang berbasis konsumer.
Direktur Bank Mandiri Omar S Anwar mengaku dibanding pembiayaan corporate banking dan commercial banking, porsi konsumer banking Bank Mandiri masih sangat kecil.
"Kalau mau besarin konsumer ya dengan akuisisi multifinance, karena Rp 30 triliun kredit ada di luar sistem perbankan. Yang kedua, kalau memang ada bank-bank yang berbasis konsumer kenapa tidak," kata Omar di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (14/1/2008).
Omar menjelaskan Bank Mandiri kini memiliki pembiayaan corporate banking Rp 42-43 triliun, commercial banking Rp 38-39 triliun. Sedangkan konsumer per akhir akhir 2007 hanya sebesar Rp 14 triliun.
Bank Mandiri menargetkan bisa meningkatkan porsi konsumer banking hingga Rp 25-30 triliun dalam 3-5 tahun ke depan.
"Kalau hanya mengandalkan organik kita tumbuh 15-20% selama dua tahun terakhir, sebelumnya sempat tripel digit ke 100% tapi setelah itu kompetitor masuk. Jadi akuisisi itu ya," katanya.
Cabang Baru
Omar juga menjelaskan pada 2008 ini perseroan akan mendirikan beberapa kantor cabang baru.
"Maret nanti kan ada relaksasi dari BI untuk permudah mendirikan kantor cabang, kami melihat itu tak masalah kalau kami mau buka ya kita buat," katanya.
Pembukaan kantor cabang ini dengan melihat kebutuhan nasabah. Menurut Omar kalau memang aliran bisnis ada didaerah itu dan ada kriteria yang harus dipenuhi maka di daerah itu akan dibuka kantor cabang baru..
"Kalau memang di pelosok di daerah lagi booming, taruhlah di Riau, Kalimantan ada ladang minyak baru atau Cepu yang perputaran uangnya mulai meningkat jadi kita perbesar cabang disana. Itu contoh bagaimana bank harus mengikuti bisnis," katanya.
(ir/qom)
Direktur Bank Mandiri Omar S Anwar mengaku dibanding pembiayaan corporate banking dan commercial banking, porsi konsumer banking Bank Mandiri masih sangat kecil.
"Kalau mau besarin konsumer ya dengan akuisisi multifinance, karena Rp 30 triliun kredit ada di luar sistem perbankan. Yang kedua, kalau memang ada bank-bank yang berbasis konsumer kenapa tidak," kata Omar di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (14/1/2008).
Omar menjelaskan Bank Mandiri kini memiliki pembiayaan corporate banking Rp 42-43 triliun, commercial banking Rp 38-39 triliun. Sedangkan konsumer per akhir akhir 2007 hanya sebesar Rp 14 triliun.
Bank Mandiri menargetkan bisa meningkatkan porsi konsumer banking hingga Rp 25-30 triliun dalam 3-5 tahun ke depan.
"Kalau hanya mengandalkan organik kita tumbuh 15-20% selama dua tahun terakhir, sebelumnya sempat tripel digit ke 100% tapi setelah itu kompetitor masuk. Jadi akuisisi itu ya," katanya.
Cabang Baru
Omar juga menjelaskan pada 2008 ini perseroan akan mendirikan beberapa kantor cabang baru.
"Maret nanti kan ada relaksasi dari BI untuk permudah mendirikan kantor cabang, kami melihat itu tak masalah kalau kami mau buka ya kita buat," katanya.
Pembukaan kantor cabang ini dengan melihat kebutuhan nasabah. Menurut Omar kalau memang aliran bisnis ada didaerah itu dan ada kriteria yang harus dipenuhi maka di daerah itu akan dibuka kantor cabang baru..
"Kalau memang di pelosok di daerah lagi booming, taruhlah di Riau, Kalimantan ada ladang minyak baru atau Cepu yang perputaran uangnya mulai meningkat jadi kita perbesar cabang disana. Itu contoh bagaimana bank harus mengikuti bisnis," katanya.
(ir/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
-
Kamis, 24/05/2012 10:44 WIB
Berjuang di Bisnis PC, HP Terpaksa PHK 25.000 Karyawan
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 09:57 WIB
AAA Sekuritas: Minin Sentimen Positif, Indeks Akan Melemah
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 09:08 WIB
The Signature Tower Angkat Nama Indonesia di Internasional
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
31 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
Tanri Abeng mengaku pernah mengalami masa-masa sulit semenjak kecil. Kini ia menjadi pengusaha sukses, yang diawalinya dari jualan pisang ketika kecil.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
