detikfinance

Demutualisasi BEI 2 Tahun Lagi

Indro Bagus SU - detikfinance
Selasa, 29/01/2008 11:40 WIB
Jakarta - Proses demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan baru akan terlaksana dalam dua tahun mendatang. Dengan demutualisasi maka saham BEI bisa dimiliki publik.

Institusi pasar modal ini juga berubah dari organisasi nirlaba menjadi organisasi yang profit. Demutualisasi mensyaratkan pemisahan yang tegas antara anggota bursa dan pemegang saham bursa.

"Draft aturannya sudah ada di Bapepam. Tinggal menunggu pengajuan Bapepam ke parlemen, paling tidak tahun ini sudah diajukan," ujar Dirut BEI, Erry Firmansyah, dalam acara penandatanganan MoU dengan Teheran Stock Exchange, di gedung BEI, Kawasan Niaga Sudirman, Jakarta, Selasa (29/1/2008).

Erry menjelaskan, setelah draf tersebut diajukan ke DPR oleh Bappepam, masih harus menunggu persetujuan DPR. Prosesnya diperkirakan membutuhkan waktu satu tahun.

"Persetujuan DPR kira-kira butuh satu tahun. Jadi, kira-kira demutualisasi baru bisa terlaksana paling tidak dalam dua tahun mendatang," jelas Erry.

Sementara Managing Director Teheran Stock Exchange Ali Rahmani mengatakan proses demutualisasi di Teheran Stock Exchange sudah berjalan sejak tahun lalu.

Dari proses demutualisasi itu kini kepemilikan Teheran Stock Exchange adalah 40% broker, 40% institusi keuangan dan 20% publik.

Sementara dalam lima tahun ke depan, dari proses privatisasi BUMN di Iran nilainya diperkirakan sekitar US$ 160 miliar.

(dro/ir)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.