Arpeni Pratama Terbitkan Obligasi Rp 750 Miliar
Kamis, 31/01/2008 13:25 WIB
Jakarta - Perusahaan perkapalan, PT Arpeni Pratama Ocean Line Tbk (APOL) menerbitkan obligasi senilai Rp 750 miliar. Obligasi ini akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) 13 Maret 2008.
Obligasi Arpeni dibagi dalam dua seri yakni seri A bertenor 5 tahun dengan indikasi kupon bunga SUN FR 33 ditambah 175-275 basis poin. Seri B berjangka waktu 7 tahun dengan indikasi kupon SUN FR 27 ditambah 200-300 basis poin.
Dirut Arpeni, Oentoro Surya mengatakan dana dari hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk pembiayaan kembali utang perseroan di 3 bank serta untuk tambahan modal kerja.
"Utang yang akan kami bayar adalah US$ 15 juta kepada UOB Singapore, US$ 20 juta pada BII dan ke Bank Mandiri US$ 40 juta. Outstanding debt kita US$ 320 juta," ujar Oentoro dalam jumpa pers usai paparan publik di Hotel Ritz Carlton, SCBD, Jakarta, Kamis (31/1/2008).
Bertindak sebagai penjamin emisi adalah DBS Vickers Securities Indonesia dan CIMB-GK Securities Indonesia dengan wali amanat Bank Rakyat Indonesia.
Sementara Direktur Corporate Finance DBS Vickers Securities Indonesia Rusmin Kasim mengatakan, indikasi kupon tersebut diberikan karena melihat sudah banyak obligasi yang masuk ke pasar.
"Dan kita tahu the Fed menurunkan bunganya, sehinga BI diperkirakan akan menurunkan BI Rate, dan kupon ini sudah memperhitungkan itu," katanya.
(ir/qom)
Obligasi Arpeni dibagi dalam dua seri yakni seri A bertenor 5 tahun dengan indikasi kupon bunga SUN FR 33 ditambah 175-275 basis poin. Seri B berjangka waktu 7 tahun dengan indikasi kupon SUN FR 27 ditambah 200-300 basis poin.
Dirut Arpeni, Oentoro Surya mengatakan dana dari hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk pembiayaan kembali utang perseroan di 3 bank serta untuk tambahan modal kerja.
"Utang yang akan kami bayar adalah US$ 15 juta kepada UOB Singapore, US$ 20 juta pada BII dan ke Bank Mandiri US$ 40 juta. Outstanding debt kita US$ 320 juta," ujar Oentoro dalam jumpa pers usai paparan publik di Hotel Ritz Carlton, SCBD, Jakarta, Kamis (31/1/2008).
Bertindak sebagai penjamin emisi adalah DBS Vickers Securities Indonesia dan CIMB-GK Securities Indonesia dengan wali amanat Bank Rakyat Indonesia.
Sementara Direktur Corporate Finance DBS Vickers Securities Indonesia Rusmin Kasim mengatakan, indikasi kupon tersebut diberikan karena melihat sudah banyak obligasi yang masuk ke pasar.
"Dan kita tahu the Fed menurunkan bunganya, sehinga BI diperkirakan akan menurunkan BI Rate, dan kupon ini sudah memperhitungkan itu," katanya.
(ir/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 11:31 WIB
Lippo Banderol Apartemen St. Moritz Tebaru Rp 2,5 Miliar
-
Kamis, 24/05/2012 11:26 WIB
Banyak Fiktif, Anggaran Perjalanan Dinas Dipangkas Demi Didik PNS
-
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
-
Kamis, 24/05/2012 10:44 WIB
Berjuang di Bisnis PC, HP Terpaksa PHK 25.000 Karyawan
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 09:08 WIB
The Signature Tower Angkat Nama Indonesia di Internasional
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
31 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
Tanri Abeng mengaku pernah mengalami masa-masa sulit semenjak kecil. Kini ia menjadi pengusaha sukses, yang diawalinya dari jualan pisang ketika kecil.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
