detikfinance

Ketua DPR Minta Pemerintah Serius Lindungi Petani Nasional

Wahyu Daniel - detikfinance
Senin, 11/02/2008 10:41 WIB
Jakarta - Pemerintah diminta serius melindungi dan meningkatkan kesejahteraan petani nasional, karena merupakan jantung produksi pangan nasional. Dengan demikian krisis pangan dapat dihadang dan ketahanan pangan dapat dilakukan.

Demikian disampaikan oleh Ketua DPR Agung Laksono dalam Seminar Sehari 40 Tahun Fraksi Partai Golkar DPR RI yang bertema "Mencegah Krisis dan Menjamin Ketahanan Pangan" di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/2/2008).

"Kita lihat kenaikkan komoditas kedelai yang terjadi menjadi isu nasional yang serius karena dampaknya cukup besar, petani enggan menanam kedelai karena kecenderungan impor yang menyebabkan harga tidak bersaing," tuturnya.

Karena itu, Agung meminta pemerintah serius untuk melindungi petani, agar tidak babak belur menghadapi persaingan global, karena kecenderungan impor yang terus meningkat.

"Kita impor 1,3 juta ton kedelai per tahun atau memenuhi 60 persen kebutuhan kedelai nasional. produksi kedelai lokal menurun dapat dilihat dari turunnya luas lahan kedelai menjadi 456 ribu hektar saja di 2007," ungkapnya.

"Ironisnya di negara tetangga petaninya semangat untuk menanam kedelai dan gandum, bahkan beberapa negara memberikan subsidi ekspor kepada petaninya," tambahnya.

Menurut Agung, dengan adanya perlindungan negara kepada petani, maka para petani akan bersemangat untuk meningkatkan produktivitasnya.

"Kita tahu harga komoditas global juga mengalami peningkatan, kita seharusnya bisa memanfaatkan ini," katanya.



(dnl/arn)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.