detikfinance

HM Sampoerna Pasarkan Rokok Segmen Premium

Suhendra - detikfinance
Senin, 11/02/2008 12:52 WIB
Jakarta - Produsen rokok yakin permintaan rokok segmen premium akan masih terus berkibar. Walaupun memiliki segmen pasar yang terbatas, tetapi para pemain di segmen premium masih sedikit.

Demikian disampaikan oleh Managing Director  PT HM Sampoerna Tbk. Angky Camaro pada saat peluncuran resmi Avolution, di Assembly Hall, Plaza Bapindo, Jakarta, Senin (11/2/2008)

"Dari pangsa pasar rokok domestik yang mencapai 237 miliar batang, 50% diantaranya dikonsumsi untuk kalangan perkotaan dan selebihnya untuk masyarakat pedesaan," ujarnya.

Dari 50% untuk masyarakat perkotaan, menurutnya hampir sebagian besar mengkonsumsi rokok premium.
 
Untuk itu PT HM Sampoerna Tbk akan terus mencoba melakukan penetrasi untuk produk rokok premium. Diantaranya dengan meluncurkan produk terbarunya yang diberini nama Avolution.

Avolution masuk dalam  segmen rokok sigaret kretek mesin (SKM) untuk katagori low tar nicotin (LTN) untuk jenis premium.

"Untuk segmen ini pesaingnya masih sedikit, itu pun hanya dari produsen rokok impor dari Korea," paparnya.

"Produk Avolution merupakan perkembangan hasil riset dari rokok kretek low tar nicotin (LTN) yang  mulai kita kenalkan di pasar Indonesia sejak tahun 1989," katanya.

Avolution sudah dilempar kepasar sejak 9 Februari lalu, untuk meramaikan pasar di segmen kretek Indonesia dengan target pasar bagi perokok dewasa.

"Target pasar dari rokok Avolution adalah usia dewasa yang berusia antara 25 hingga 29 tahun," katanya.

Avolution

Berbeda dengan rokok SKM lainnya Avolution memiliki ukuran lebih ramping dengan panjang mencapai 100 mm dan diameter 5,41 mm. Selain itu kemasannya dirancang dengan ukuran sangat kecil dengan volume 16 batang.

"Kita juga akan lebih membidik pasar wilayah perkotaan terutama untuk kawasan perkantoran," ujarnya.

Mengenai harga, Avolution dibandrol pada harga Rp 10.500, dengan harga konsumen Rp 9.000.



(hen/ir)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.