Purnomo Kebagian Susah Terus
Jumat, 22/02/2008 12:02 WIB
Purnomo Yusgiantoro (Foto: Alih Istik)
Semarang - Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro ibarat orang yang kebagian susah terus. Kesalahan di masa lalu, harus ditanggungnya. Sementara apa yang dirintisnya, justru nanti akan dinikmati oleh orang lain. Kok bisa?
Kesalahan masa lalu yang harus ditanggungnya adalah krisis listrik yang kini terus mengintai Indonesia, terutama di sistem Jawa-Bali. Menurut Purnomo, krisis listrik yang sekarang terjadi itu diakibatkan oleh kesalahan di masa lalu.
"Anda tahu krisis listrik itu? Sekarang kan apa sebetulnya yang terjadi, itu sebetulnya sudah dimulai sejak tahun 1997. Kita waktu itu pembangkitnya sedikit, sementara bebannya naik terus. Hal ini terasa lagi waktu tahun 2001-2002. Sebetulnya apa yang sekarang saya hadapi itu adalah dari masa lalu, bukan tiba-tiba akhirnya saya yang kena," jelas Purnomo.
Purnomo yang sudah menjabat sebagai Menteri ESDM sejak tahun 2001 itu menyampaikannya disela-sela penyerahan hak participating interest 10% kepada 4 Pemda di Wisma Perdamaian Kawasan Tugu Muda, Semarang, Jumat (22/2/2008).
Pria kelahiran Semarang , 16 Juni 1951 itu pun mencontohkan masalah negosiasi Blok Cepu yang sudah susah dirintisnya, nanti hasilnya akan dinikmati oleh menteri ESDM di masa datang.
"Saya contohkan lagi, Blok Cepu yang nantinya akan digarap itu yang menikmati bukan saya, mesti menteri yang akan datang. Nanti menteri yang akan datang ngomong, wah, Blok Cepu menghasilkan, sukses. Kalau saya dengar itu saya akan bilang "Hah"," kata Purnomo dengan ekspresi wajah mencibir.
"Nah, krisis listrik sebetulnya juga begitu. Ini sebetulnya orang jangan nyalahkan ESDM, meski yang ngurus harusnya ESDM. Harus dirunut-runut. Seperti contoh Blok Cepu dan krisis listrik ini," kata Purnomo yang pidatonya terus mengundang gelak tawa itu.
(qom/ir)
Kesalahan masa lalu yang harus ditanggungnya adalah krisis listrik yang kini terus mengintai Indonesia, terutama di sistem Jawa-Bali. Menurut Purnomo, krisis listrik yang sekarang terjadi itu diakibatkan oleh kesalahan di masa lalu.
"Anda tahu krisis listrik itu? Sekarang kan apa sebetulnya yang terjadi, itu sebetulnya sudah dimulai sejak tahun 1997. Kita waktu itu pembangkitnya sedikit, sementara bebannya naik terus. Hal ini terasa lagi waktu tahun 2001-2002. Sebetulnya apa yang sekarang saya hadapi itu adalah dari masa lalu, bukan tiba-tiba akhirnya saya yang kena," jelas Purnomo.
Purnomo yang sudah menjabat sebagai Menteri ESDM sejak tahun 2001 itu menyampaikannya disela-sela penyerahan hak participating interest 10% kepada 4 Pemda di Wisma Perdamaian Kawasan Tugu Muda, Semarang, Jumat (22/2/2008).
Pria kelahiran Semarang , 16 Juni 1951 itu pun mencontohkan masalah negosiasi Blok Cepu yang sudah susah dirintisnya, nanti hasilnya akan dinikmati oleh menteri ESDM di masa datang.
"Saya contohkan lagi, Blok Cepu yang nantinya akan digarap itu yang menikmati bukan saya, mesti menteri yang akan datang. Nanti menteri yang akan datang ngomong, wah, Blok Cepu menghasilkan, sukses. Kalau saya dengar itu saya akan bilang "Hah"," kata Purnomo dengan ekspresi wajah mencibir.
"Nah, krisis listrik sebetulnya juga begitu. Ini sebetulnya orang jangan nyalahkan ESDM, meski yang ngurus harusnya ESDM. Harus dirunut-runut. Seperti contoh Blok Cepu dan krisis listrik ini," kata Purnomo yang pidatonya terus mengundang gelak tawa itu.
(qom/ir)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 11:50 WIB
Ranch Market Tawarkan Saham IPO Rp 425- 510
-
Kamis, 24/05/2012 11:50 WIB
PNS Indonesia Kalah dengan Singapura karena Jarang Dididik
-
Kamis, 24/05/2012 11:31 WIB
Lippo Banderol Apartemen St. Moritz Tebaru Rp 2,5 Miliar
-
Kamis, 24/05/2012 11:26 WIB
Banyak Fiktif, Anggaran Perjalanan Dinas Dipangkas Demi Didik PNS
-
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 09:08 WIB
The Signature Tower Angkat Nama Indonesia di Internasional
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
31 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
Tanri Abeng mengaku pernah mengalami masa-masa sulit semenjak kecil. Kini ia menjadi pengusaha sukses, yang diawalinya dari jualan pisang ketika kecil.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
