Penjualan Otomotif Jepang di Asia Tembus 5,5 Juta Unit
Minggu, 24/02/2008 12:01 WIB
Jakarta - Penjualan otomotif produk Jepang di luar negaranya diperkirakan mencapai 5,5 juta unit pada tahun ini. Dengan angka ini, untuk pertama kalinya penjualan di luar Jepang akan melampaui penjualan dalam negerinya.
Demikian dilaporkan surat kabar setempat, Nikkei, seperti yang dikutip AFP, Minggu (24/2/2008).
Total penjualan delapan produsen otomotif Jepang di dalam negeri menciut enam persen menjadi 4,94 juta pada 2007. Dan diperkirakan pada tahun ini posisi tersebut tidak akan berubah.
Sebaliknya, penjualan mobil Jepang di kawasan Asia, termasuk China dan negara Pasifik lainnya melonjak 14 persen menjadi 4,8 juta unit pada tahun lalu.
Sementara untuk 2008, total penjualan di Asia, termasuk Jepang akan kembali mengalami peningkatan 700 ribu unit menjadi 5,5 juta unit. Angka ini tentu saja melampaui penjualan di Jepang sendiri dan mendekati angka penjualan di Amerika Utara yang mencapai 6,8 juta unit pada 2007.
Merosotnya pasar domestik Jepang diperkirakan terkait menurunnya pertambahan penduduk di sana. Sementara di pasar Amerika Utara, yang merupakan tulang punggung penjualan Jepang, mulai kehilangan gairah di tengah kondisi ekonomi yang menurun.
Produsen domestik pun akhirnya semakin tergantung pada pertumbuhan pasar di negara-negara Asia karena prospek yang makin suram di pasar domestik Jepang dan Amerika Utara.
(lih/asy)
Demikian dilaporkan surat kabar setempat, Nikkei, seperti yang dikutip AFP, Minggu (24/2/2008).
Total penjualan delapan produsen otomotif Jepang di dalam negeri menciut enam persen menjadi 4,94 juta pada 2007. Dan diperkirakan pada tahun ini posisi tersebut tidak akan berubah.
Sebaliknya, penjualan mobil Jepang di kawasan Asia, termasuk China dan negara Pasifik lainnya melonjak 14 persen menjadi 4,8 juta unit pada tahun lalu.
Sementara untuk 2008, total penjualan di Asia, termasuk Jepang akan kembali mengalami peningkatan 700 ribu unit menjadi 5,5 juta unit. Angka ini tentu saja melampaui penjualan di Jepang sendiri dan mendekati angka penjualan di Amerika Utara yang mencapai 6,8 juta unit pada 2007.
Merosotnya pasar domestik Jepang diperkirakan terkait menurunnya pertambahan penduduk di sana. Sementara di pasar Amerika Utara, yang merupakan tulang punggung penjualan Jepang, mulai kehilangan gairah di tengah kondisi ekonomi yang menurun.
Produsen domestik pun akhirnya semakin tergantung pada pertumbuhan pasar di negara-negara Asia karena prospek yang makin suram di pasar domestik Jepang dan Amerika Utara.
(lih/asy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 11:50 WIB
Ranch Market Tawarkan Saham IPO Rp 425- 510
-
Kamis, 24/05/2012 11:50 WIB
PNS Indonesia Kalah dengan Singapura karena Jarang Dididik
-
Kamis, 24/05/2012 11:31 WIB
Lippo Banderol Apartemen St. Moritz Tebaru Rp 2,5 Miliar
-
Kamis, 24/05/2012 11:26 WIB
Banyak Fiktif, Anggaran Perjalanan Dinas Dipangkas Demi Didik PNS
-
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 09:08 WIB
The Signature Tower Angkat Nama Indonesia di Internasional
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
31 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
Tanri Abeng mengaku pernah mengalami masa-masa sulit semenjak kecil. Kini ia menjadi pengusaha sukses, yang diawalinya dari jualan pisang ketika kecil.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
