Transisi Tarif Cukai, Produksi Rokok Menurun
Senin, 25/02/2008 20:38 WIB
Jakarta - Produksi rokok diperkirakan mengalami penurunan produksi selama triwulan pertama 2008. Gejala ini disebabkan karena masa transisi kebijakan cukai baru pemerintah yang resmi berlaku pada awal tahun ini.
Hal ini dikemukakan oleh Ketua Umum Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (Gappri) Ismanu Soemiran saat dihubungi detikFinance, Senin (25/2/2008).
"Hal ini biasa setiap awal tahun kalau ada kebijakan cukai baru. Produsen rokok masih menunggu perkembangan pasar karena masih masa transisi sebagai antisipasi atas kebijakan cukai pemerintah,jadi bukan karena pasar,"ujarnya.
Ismanu juga mengatakan selain karena masa transisi, merosotnya produksi juga disebabkan pabrikan masih memiliki stok bandrol cukai lama yang belum dihabiskan.
Pada Desember 2007 lalu terjadi aksi borong pita cukai untuk mengantisipasi kebijakan cukai baru ini. "Para produsen masih menyesuaikan peralihan cukai baru dengan yang lama," paparnya.
Hal ini dapat dilihat data produksi rokok pada Januari 2008 yang mencapai 15,336 miliar batang atau turun 45% dibandingkan periode sama tahun 2007 yang mencapai 22,287 miliar batang.
Bahkan kalau kalau dibadingkan dengan pencapaian produksi Januari 2008 masih lebih kecil dibandingkan dengan produksi rokok pada Desember 2007 yang mencapai 26,27 miliar batang atau naik 27,2% dibanding Desember 2006 yang hanya mencapai 20,55 miliar batang.
"Saya perkirakan masa transisi itu akan berakhir pada bulan Maret nanti.Saat itu produksi rokok akan tumbuh pulih kembali," jelasnya.
Sebelumnya untuk memudahkan administrasi pemungutan cukai rokok, pemerintah menyesuaikan tarif cukai rokok mulai 1 Januari 2008.
Tarif cukai advalorum diturunkan sementara tarif cukai spesifik dinaikkan sehingga pembayaran cukai secara keseluruhan tidak mengalami perubahan.
Untuk rokok sigaret kretek mesin (SKM) golongan I, tarif cukai advalorumnya turun dari 40 persen menjadi 36 persen, sementara tarif cukai spesifiknya naik dari Rp 7 per batang menjadi Rp 35 per batang.
Rokok Sigaret Putih Mesin (SPM) Golongan I tarif cukai advalorumnya turun dari 40 persen menjadi 34 persen sementara tarif cukai spesifiknya naik dari Rp 7 per batang menjadi Rp 35 per batang.
Untuk rokok sigaret kretek tangan (SKT) golongan I tarif advalorum turun dari 22 persen menjadi 18 persen, sedangkan tarif cukai spesifiknya naik dari Rp 7 menjadi Rp 35 per batang.
Khusus untuk SKT golongan III tarif yang digunakan sudah murni tarif cukai spesifik sebesar Rp 30 per batang, golongan III SKT tidak lagi dikenakan tarif advalorum.
Pengalihan tarif ini diatur sesuai PMK No 134/PMK.04/2007 yang diteken Menkeu 1 November 2007 lalu.
(hen/ddn)
Hal ini dikemukakan oleh Ketua Umum Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (Gappri) Ismanu Soemiran saat dihubungi detikFinance, Senin (25/2/2008).
"Hal ini biasa setiap awal tahun kalau ada kebijakan cukai baru. Produsen rokok masih menunggu perkembangan pasar karena masih masa transisi sebagai antisipasi atas kebijakan cukai pemerintah,jadi bukan karena pasar,"ujarnya.
Ismanu juga mengatakan selain karena masa transisi, merosotnya produksi juga disebabkan pabrikan masih memiliki stok bandrol cukai lama yang belum dihabiskan.
Pada Desember 2007 lalu terjadi aksi borong pita cukai untuk mengantisipasi kebijakan cukai baru ini. "Para produsen masih menyesuaikan peralihan cukai baru dengan yang lama," paparnya.
Hal ini dapat dilihat data produksi rokok pada Januari 2008 yang mencapai 15,336 miliar batang atau turun 45% dibandingkan periode sama tahun 2007 yang mencapai 22,287 miliar batang.
Bahkan kalau kalau dibadingkan dengan pencapaian produksi Januari 2008 masih lebih kecil dibandingkan dengan produksi rokok pada Desember 2007 yang mencapai 26,27 miliar batang atau naik 27,2% dibanding Desember 2006 yang hanya mencapai 20,55 miliar batang.
"Saya perkirakan masa transisi itu akan berakhir pada bulan Maret nanti.Saat itu produksi rokok akan tumbuh pulih kembali," jelasnya.
Sebelumnya untuk memudahkan administrasi pemungutan cukai rokok, pemerintah menyesuaikan tarif cukai rokok mulai 1 Januari 2008.
Tarif cukai advalorum diturunkan sementara tarif cukai spesifik dinaikkan sehingga pembayaran cukai secara keseluruhan tidak mengalami perubahan.
Untuk rokok sigaret kretek mesin (SKM) golongan I, tarif cukai advalorumnya turun dari 40 persen menjadi 36 persen, sementara tarif cukai spesifiknya naik dari Rp 7 per batang menjadi Rp 35 per batang.
Rokok Sigaret Putih Mesin (SPM) Golongan I tarif cukai advalorumnya turun dari 40 persen menjadi 34 persen sementara tarif cukai spesifiknya naik dari Rp 7 per batang menjadi Rp 35 per batang.
Untuk rokok sigaret kretek tangan (SKT) golongan I tarif advalorum turun dari 22 persen menjadi 18 persen, sedangkan tarif cukai spesifiknya naik dari Rp 7 menjadi Rp 35 per batang.
Khusus untuk SKT golongan III tarif yang digunakan sudah murni tarif cukai spesifik sebesar Rp 30 per batang, golongan III SKT tidak lagi dikenakan tarif advalorum.
Pengalihan tarif ini diatur sesuai PMK No 134/PMK.04/2007 yang diteken Menkeu 1 November 2007 lalu.
(hen/ddn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 11:50 WIB
Ranch Market Tawarkan Saham IPO Rp 425- 510
-
Kamis, 24/05/2012 11:50 WIB
PNS Indonesia Kalah dengan Singapura karena Jarang Dididik
-
Kamis, 24/05/2012 11:31 WIB
Lippo Banderol Apartemen St. Moritz Tebaru Rp 2,5 Miliar
-
Kamis, 24/05/2012 11:26 WIB
Banyak Fiktif, Anggaran Perjalanan Dinas Dipangkas Demi Didik PNS
-
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 09:08 WIB
The Signature Tower Angkat Nama Indonesia di Internasional
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
31 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
Tanri Abeng mengaku pernah mengalami masa-masa sulit semenjak kecil. Kini ia menjadi pengusaha sukses, yang diawalinya dari jualan pisang ketika kecil.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
