Newmont Ganti Pipa Tailing 3,4 Km di Dasar Laut Sumbawa
Rabu, 26/03/2008 14:25 WIB
Diorama pembuangan tailing Newmont (Foto: Arfi Bambani)
Sumbawa Barat - Untuk pertama kalinya sejak dioperasikan 8 tahun lalu, PT Newmont Nusa Tenggara (NTT) mengganti pipa pembuangan tailing yang menuju dasar laut Teluk Senunu, Sumbawa. Pipa diganti dengan yang ukuran lebih besar.
"Penggantian dilakukan dengan bantuan kapal yang dulu mengevakuasi kapal selam Rusia," ungkap General Supervisor Environmental Affairs NNT, Ismed Ghazali Siregar, kepada sejumlah wartawan di sela-sela tur di kawasan pertambangan Batu Hijau, Sekongkang, Sumbawa Barat, NTB, Selasa (25/3/2008).
NNT sengaja mengontrak kapal beserta krunya tersebut karena mengganti pipa tailing di dasar laut tidaklah mudah. Pipa baru ini memiliki tebal 10 inci, dengan diameter lobang mencapai 1 meter.
"Yang lama dipotong di dalam, lalu diganti langsung di dalam air. Makanya butuh penyelam yang profesional," imbuh Ismed yang berasal dari Tapanuli Selatan itu.
Pipa tailing baru itu memanjang di dasar laut sepanjang 3,4 km mengganti satu dari dua pipa yang terpasang paralel. Pipa ini merupakan sambungan dari satu pipa tailing di darat, dari lokasi penambangan Batu Hijau, yang memiliki panjang 6 km.
"Dari 125 meter di bawah permukaan laut, tailing akan disemburkan ke kedalaman 4.000 meter ke ngarai Senunu," jelas Ismed.
Setiap hari pipa ini rata-rata mengalirkan 120 ribu ton tailing atau residu penambangan. Tailing dialirkan ke dasar laut, menurut Newmont, merupakan langkah terbaik.
"Kalau kita tempatkan di darat, kita butuh lahan 2.400 hektar. Itu sangat besar," terang Ismed.
Penempatan tailing di dasar laut sudah melewati kajian Amdal. Newmont secara internal juga rutin mengecek keamanan lingkungan.
"Kami rutin mengecek setiap bulan dan per 3 bulan. Setiap bulan mengecek pipanya, per 3 bulan mengecek ikan yang hidup di dasar Teluk Senunu," pungkas Ismed.
Ismed juga menjamin, tailing tersebut tidak akan naik ke permukaan laut. Massa jenis tailing lebih besar dari air laut sehingga dipastikan akan bertahan di dasar laut.
(aba/qom)
"Penggantian dilakukan dengan bantuan kapal yang dulu mengevakuasi kapal selam Rusia," ungkap General Supervisor Environmental Affairs NNT, Ismed Ghazali Siregar, kepada sejumlah wartawan di sela-sela tur di kawasan pertambangan Batu Hijau, Sekongkang, Sumbawa Barat, NTB, Selasa (25/3/2008).
NNT sengaja mengontrak kapal beserta krunya tersebut karena mengganti pipa tailing di dasar laut tidaklah mudah. Pipa baru ini memiliki tebal 10 inci, dengan diameter lobang mencapai 1 meter.
"Yang lama dipotong di dalam, lalu diganti langsung di dalam air. Makanya butuh penyelam yang profesional," imbuh Ismed yang berasal dari Tapanuli Selatan itu.
Pipa tailing baru itu memanjang di dasar laut sepanjang 3,4 km mengganti satu dari dua pipa yang terpasang paralel. Pipa ini merupakan sambungan dari satu pipa tailing di darat, dari lokasi penambangan Batu Hijau, yang memiliki panjang 6 km.
"Dari 125 meter di bawah permukaan laut, tailing akan disemburkan ke kedalaman 4.000 meter ke ngarai Senunu," jelas Ismed.
Setiap hari pipa ini rata-rata mengalirkan 120 ribu ton tailing atau residu penambangan. Tailing dialirkan ke dasar laut, menurut Newmont, merupakan langkah terbaik.
"Kalau kita tempatkan di darat, kita butuh lahan 2.400 hektar. Itu sangat besar," terang Ismed.
Penempatan tailing di dasar laut sudah melewati kajian Amdal. Newmont secara internal juga rutin mengecek keamanan lingkungan.
"Kami rutin mengecek setiap bulan dan per 3 bulan. Setiap bulan mengecek pipanya, per 3 bulan mengecek ikan yang hidup di dasar Teluk Senunu," pungkas Ismed.
Ismed juga menjamin, tailing tersebut tidak akan naik ke permukaan laut. Massa jenis tailing lebih besar dari air laut sehingga dipastikan akan bertahan di dasar laut.
(aba/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 12:07 WIB
Bergerak Fluktuatif, IHSG Rehat di 3.972
-
Kamis, 24/05/2012 12:02 WIB
Ucapan Jero Wacik Bikin Khawatir Pertamina & Pengusaha SPBU di Kalimantan
-
Kamis, 24/05/2012 12:02 WIB
Anggota DPR: Benahi Dulu Pelayanan, Baru PNS Naik Gaji
-
Kamis, 24/05/2012 11:50 WIB
Ranch Market Tawarkan Saham IPO Rp 425- 510
-
Kamis, 24/05/2012 11:50 WIB
PNS Indonesia Kalah dengan Singapura karena Jarang Dididik
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 09:08 WIB
The Signature Tower Angkat Nama Indonesia di Internasional
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
31 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
Tanri Abeng mengaku pernah mengalami masa-masa sulit semenjak kecil. Kini ia menjadi pengusaha sukses, yang diawalinya dari jualan pisang ketika kecil.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
