Tender Lampu Hemat Energi Ditunda
Jumat, 04/04/2008 16:57 WIB
Jakarta - Pelaksanaan tender pengadaan 51 juta lampu hemat energi (LHE) ditunda oleh PLN sampai batas waktu yang belum ditentukan. Langkah PLN ini disesalkan oleh para produsen LHE termasuk yang telah mengikuti tahap pra-kualifikasi dan pemenang tender.
Demikian disampaikan oleh Ketua Umum Asosiasi Perlampuan Lisitrik Indonesia (Aperlindo) John Manoppo, di gedung Depperin, Jumat (4/4/2008).
"Kemarin saya diberitahu oleh pihak PLN, dan hari sudah diumumkan secara resmi oleh PLN," ujarnya.
John memperkirakan penundaan ini disebabkan adanya perubahan struktur jabatan di PLN khusus untuk wewenang kepengurusan struktur PLN di Pulau Jawa dan di luar Jawa.
Padahal katanya, dengan adanya penundaan tersebut menyebabkan para produsen mengalami kerugian materil dan imateril khususnya bagi produsen yang telah menang tender dan sudah menyiapkan stok.
John memperkirakan langkah selanjutnya yang akan ditempuh oleh PLN yaitu akan menender ulang ditingkat daerah yang mencakup 21 cabang PLN.
"Ada kelebihan dan kekurangannya bagi produsen yang punya jaringan luas tentunya menguntungkan tetapi bagi yang kecil-kecil itu jadi masalah," paparnya.
Bahkan John belum bisa mengambil langkah selanjutnya terhadap keputusan ini, pihaknya hanya bisa menunggu. "Kita belum tahu dari langkah kami selanjutnya termasuk produsen yang telah memenangkan tender," ungkapnya.
"Kalau sudah begini target September 51 juta LHE pasti tidak akan tercapai, padahal jadwal distribusi harus sudah dilakukan pada April ini. Tujuan mempercepat untuk menghemat subsidi jadi sia-sia," katanya.
(hen/qom)
Demikian disampaikan oleh Ketua Umum Asosiasi Perlampuan Lisitrik Indonesia (Aperlindo) John Manoppo, di gedung Depperin, Jumat (4/4/2008).
"Kemarin saya diberitahu oleh pihak PLN, dan hari sudah diumumkan secara resmi oleh PLN," ujarnya.
John memperkirakan penundaan ini disebabkan adanya perubahan struktur jabatan di PLN khusus untuk wewenang kepengurusan struktur PLN di Pulau Jawa dan di luar Jawa.
Padahal katanya, dengan adanya penundaan tersebut menyebabkan para produsen mengalami kerugian materil dan imateril khususnya bagi produsen yang telah menang tender dan sudah menyiapkan stok.
John memperkirakan langkah selanjutnya yang akan ditempuh oleh PLN yaitu akan menender ulang ditingkat daerah yang mencakup 21 cabang PLN.
"Ada kelebihan dan kekurangannya bagi produsen yang punya jaringan luas tentunya menguntungkan tetapi bagi yang kecil-kecil itu jadi masalah," paparnya.
Bahkan John belum bisa mengambil langkah selanjutnya terhadap keputusan ini, pihaknya hanya bisa menunggu. "Kita belum tahu dari langkah kami selanjutnya termasuk produsen yang telah memenangkan tender," ungkapnya.
"Kalau sudah begini target September 51 juta LHE pasti tidak akan tercapai, padahal jadwal distribusi harus sudah dilakukan pada April ini. Tujuan mempercepat untuk menghemat subsidi jadi sia-sia," katanya.
(hen/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 12:21 WIB
Warga Kalimantan Hanya Ingin BBM Subsidi, Pertamax Cs Tak Laku
-
Kamis, 24/05/2012 12:20 WIB
Perlukah Anggota DPR Naik Gaji Tahun Depan?
-
Kamis, 24/05/2012 12:14 WIB
Uni Eropa Suntik Bank 'Sakit' Pakai Dana Bailout
-
Kamis, 24/05/2012 12:07 WIB
Bergerak Fluktuatif, IHSG Rehat di 3.972
-
Kamis, 24/05/2012 12:02 WIB
Ucapan Jero Wacik Bikin Khawatir Pertamina & Pengusaha SPBU di Kalimantan
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 09:08 WIB
The Signature Tower Angkat Nama Indonesia di Internasional
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
31 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
Tanri Abeng mengaku pernah mengalami masa-masa sulit semenjak kecil. Kini ia menjadi pengusaha sukses, yang diawalinya dari jualan pisang ketika kecil.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
