Review IHSG: BUMI Berkuasa Lagi
Senin, 07/04/2008 17:17 WIB
Jakarta - Setelah terseok-seok di awal perdagangan, IHSG pada hari ini akhirnya ditutup naik tipis. Saham PT Bumi Resources Tbk masih menjadi penguasa lantai perdagangan dengan sumbangan perdagangan mencapai 22%.
Pada penutupan perdagangan saham, Senin (7/4/2008), IHSG akhirnya naik 9,712 poin (0,43%) ke posisi 2.286,797. Sebelumnya pada penutupan sesi I, IHSG turun 9,243 poin (0,41%) ke posisi 2.267,842.
Berikut review perdagangan hari ini oleh eTrading Securities:
Bursa Indonesia pada perdagangan awal pekan ini ditutup menguat tipis 9,71 poin (0,42%) ke level 2286,79 setelah bergerak mixed dengan volatilitas tinggi pada intraday. Perdagangan hari ini kembali di dominasi oleh saham BUMI yang menyumbang 22% trading value hari ini yang mencapai Rp6,33 triliun dengan volume 5,34 miliar lembar.
Investor asing terlihat sangat aktif pada perdagangan hari ini dengan total trading value mencapai 66% dari total value meski masih membukukan net sell Rp 100 miliar.
Pergerakan indeks hari ini masih dipengaruhi oleh sentimen global dimana investor khawatir akan perekonomian US dengan naiknya angka pengangguran dan tetap tingginya harga komoditas yang berimplikasi pada perlambatan ekonomi global. Investor masih terlihat ragu untuk kembali masuk Bursa Indonesia meski beberapa saham unggulan sudah berada dalam valuasi murah seperti ASII, INCO dan PTBA.
ITMG menjadi salah satu Top Gainer dengan menguat 3400 (17,89%) ke level 22400, diikuti BISI yang menguat 450 (11,68%) ke 4300 dan AALI yang menguat 1800 (8,49%) ke level 23.000. Saham Mitra Rajasa Tbk (MIRA) juga bergerak lincah hari ini dengan meneruskan penguatan sebesar 90 poin (7,69%) ke level 1260. Sementara itu, sektor semen terlihat Underperform pada hari ini dengan pelemahan SMCB 80 poin (7,3%) ke level 1010, diikuti INTP 400 poin (6%) ke level 6200, dan SMGR yang melemah 250 poin (5,5%) ke level 4225. BBCA dan ASII juga kembali ditutup melemah.
Indeks pada perdagangan esok hari diperkirakan masih akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat, namun tetap bergantung pada sentimen global dan regional karena minimnya sentimen dari dalam negeri. Sektor mining diperkirakan masih akan mendominasi perdagangan esok hari.
(qom/ir)
Pada penutupan perdagangan saham, Senin (7/4/2008), IHSG akhirnya naik 9,712 poin (0,43%) ke posisi 2.286,797. Sebelumnya pada penutupan sesi I, IHSG turun 9,243 poin (0,41%) ke posisi 2.267,842.
Berikut review perdagangan hari ini oleh eTrading Securities:
Bursa Indonesia pada perdagangan awal pekan ini ditutup menguat tipis 9,71 poin (0,42%) ke level 2286,79 setelah bergerak mixed dengan volatilitas tinggi pada intraday. Perdagangan hari ini kembali di dominasi oleh saham BUMI yang menyumbang 22% trading value hari ini yang mencapai Rp6,33 triliun dengan volume 5,34 miliar lembar.
Investor asing terlihat sangat aktif pada perdagangan hari ini dengan total trading value mencapai 66% dari total value meski masih membukukan net sell Rp 100 miliar.
Pergerakan indeks hari ini masih dipengaruhi oleh sentimen global dimana investor khawatir akan perekonomian US dengan naiknya angka pengangguran dan tetap tingginya harga komoditas yang berimplikasi pada perlambatan ekonomi global. Investor masih terlihat ragu untuk kembali masuk Bursa Indonesia meski beberapa saham unggulan sudah berada dalam valuasi murah seperti ASII, INCO dan PTBA.
ITMG menjadi salah satu Top Gainer dengan menguat 3400 (17,89%) ke level 22400, diikuti BISI yang menguat 450 (11,68%) ke 4300 dan AALI yang menguat 1800 (8,49%) ke level 23.000. Saham Mitra Rajasa Tbk (MIRA) juga bergerak lincah hari ini dengan meneruskan penguatan sebesar 90 poin (7,69%) ke level 1260. Sementara itu, sektor semen terlihat Underperform pada hari ini dengan pelemahan SMCB 80 poin (7,3%) ke level 1010, diikuti INTP 400 poin (6%) ke level 6200, dan SMGR yang melemah 250 poin (5,5%) ke level 4225. BBCA dan ASII juga kembali ditutup melemah.
Indeks pada perdagangan esok hari diperkirakan masih akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat, namun tetap bergantung pada sentimen global dan regional karena minimnya sentimen dari dalam negeri. Sektor mining diperkirakan masih akan mendominasi perdagangan esok hari.
(qom/ir)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 12:21 WIB
Warga Kalimantan Hanya Ingin BBM Subsidi, Pertamax Cs Tak Laku
-
Kamis, 24/05/2012 12:20 WIB
Perlukah Anggota DPR Naik Gaji Tahun Depan?
-
Kamis, 24/05/2012 12:14 WIB
Uni Eropa Suntik Bank 'Sakit' Pakai Dana Bailout
-
Kamis, 24/05/2012 12:07 WIB
Bergerak Fluktuatif, IHSG Rehat di 3.972
-
Kamis, 24/05/2012 12:02 WIB
Ucapan Jero Wacik Bikin Khawatir Pertamina & Pengusaha SPBU di Kalimantan
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 09:08 WIB
The Signature Tower Angkat Nama Indonesia di Internasional
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
31 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
Tanri Abeng mengaku pernah mengalami masa-masa sulit semenjak kecil. Kini ia menjadi pengusaha sukses, yang diawalinya dari jualan pisang ketika kecil.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
